Duel Maut Cuma Bisa Berakhir Imbang

Duel Maut Cuma Bisa Berakhir Imbang

- in DUNIA, OLAHRAGA
444
0
Liga Inggris, Chelsea vs Liverpool, Skor 2-2, Duel Maut Cuma Bisa Berakhir Imbang. - Foto: Chelsea vs Liverpool.(Reuters)Liga Inggris, Chelsea vs Liverpool, Skor 2-2, Duel Maut Cuma Bisa Berakhir Imbang. - Foto: Chelsea vs Liverpool.(Reuters)

Duel dua klub raksasa Inggris, Chelsea vs Liverpool berakhir imbang. Pertandingan yang tadinya diprediksi sebagai duel maut alias big match itu selesai dengan skor 2-2. 

Pertandingan kedua klub kebanggaan Inggris itu terjadi pada pekan ke-21 Liga Inggris, di Berlaga di Stamford Bridge, pada Minggu (2/1/2022) malam WIB. 

The Blues, julukan Chelsea, yang sempat mendominasi harus tertinggal dua gol lebih dulu. 

Adalah gol-gol Sadio Mane pada menit ke-9,  dan Mohamed Salah pada menit ke-26 yang membawa The Reds alias Si Merah, julukan Liverpool, unggul 2-0 atas Chelsea. 

Chelsea kemudian meningkatkan intensitas serangan dan mampu membalas gol lewat Mateo Kovacic pada menit ke-42, dan dan Christian Pulisic pada menit ke-45+1. 

Gol Kovacic lahir begitu indah melalui tendangan keras first time yang menukik tajam dengan kurva parabolik sebelum menghujam kanan atas gawang Liverpool. 

Chelsea dan Liverpool memiliki sejumlah peluang lagi pada babak kedua. Namun, tak ada lagi giol yang tercipta sehingga kedua tim harus puas berbagi poin. 

Aksi-aksi kiper kedua tim, Caoimhin Kelleher di kubu The Reds dan Edouard Mendy di Chelsea, juga membantu untuk membuat skor laga tak bertambah besar. 

Hasil ini membuat posisi Chelsea dan Liverpool masih tak berubah di klasemen Liga Inggris. 

The Blues masih di posisi kedua dengan raihan 43 poin, diikuti The Reds di tempat ketiga dengan selisih satu angka. 

Chelsea dan Liverpool sama-sama diterpa badai cedera dan Covid-19 sehingga tak tampil dengan kekuatan penuh. 

Di kubu Liverpool, sang pelatih Jurgen Klopp bahkan turut terpapar Covid-19 dan harus absen dalam laga ini. 

Asisten pelatih Pep Lijnders kemudian memimpin Liverpool untuk sementara. 

Pertandingan Chelsea vs Liverpool dibuka dengan kartu kuning kilat Sadio Mane dalam waktu 14 detik. 

Wasit memberikan Sadio Mane kartu kuning karena menyikut Cesar Azpilicueta saat tengah berduel di udara. 

Ini merupakan kartu kuning tercepat di Premier League, melampaui yellow card kilat yang diterima Scott McTominay (24 detik) dalam laga Manchester United vs Newcastle United pada 2019. 

Chelsea memulai laga dengan baik lewat dominasi di lini tengah. Namun, justru mereka terancam lebih dulu lewat counter attack Liverpool yang diakhiri sentuhan Mohamed Salah pada menit kelima. 

Beruntung bagi Chelsea, Edouard Mendy dalam posisi yang tepat untuk menepis bola. 

Pada menit ketujuh, pressing ketat Chelsea lewat Mason Mount membuat Trent Alexander-Arnold melakukan blunder saat berupaya membuang bola. 

Si kulit bundar lalu terpental usai mengenai Mount dan dapat dikuasai Christian Pulisic. 

Pemain asal Amerika Serikat itu mencoba untuk melewati kiper muda Liverpool, Caoimhin Kelleher. 

Namun, gerakannya terbaca sehingga Kelleher dapat mengamankan bola. 

Pada menit kesembilan, petaka diterima Chelsea setelah umpan terobosan Diogo Jota gagal disapu sempurna oleh Trevoh Chalobah. 

Bola yang berada di bawah Chalobah coba halau lewat sundulan. Ini menjadi keputusan yang salah karena bola memantul ke tanah, lalu diambil Sadio Mane. 

Sadio Mane langsung maju ke depan dengan cepat, melewati Mendy, dan sukses mencetak gol dengan sepakannya. 

Unggul 1-0 membuat permainan Liverpool semakin agresif. Saat Chelsea kehilangan bola, kubu tuan rumah langsung dibuat kerepotan lewat serangan Liverpool. 

The Blues pun kembali menuai mimpi buruk pada menit ke-26. Trent Alexander-Arnold yang melihat celah mengirimkan umpan terobosan dari tengah. 

Bola mengarah ke Mohamed Salah yang bergerak di kanan. Penyerang Sayap Liverpool itu menusuk ke kotak penalti, mengecoh Marcos Alonso, dan melepaskan tembakan dari jarak dekat. 

Mendy tak mampu menghalau bola sepakan Mohamed Salah sehingga Chelsea tertinggal 0-2. 

The Blues lalu mulai meningkatkan intensitas serangan yang mulai membuat Liverpool kerepotan. 

Pada menit ke-41, The Blues mendapatkan hadiah tendangan bebas di sisi kanan yang dekat kotak penalti Liverpool. 

Marcos Alonso maju sebagai eksekutor dan melepaskan sepakan on target. 

Kelleher dapat memukul bola menjauh dari gawangnya, tetapi bola liar mampu langsung disambar Mateo Kovacic via tendangan first time dari luar kotak penalti. 

Tendangan Kovacic melambung tinggi sebelum menukik begitu deras dan menghujam kanan atas gawang Liverpool. Chelsea memperkecil kedudukan 1-2. 

Intensitas serangan yang meninggi berbuah manis lagi bagi Chelsea. Pada masa injury time, The Blues sukses membuat skor imbang. 

Antonio Ruediger berhasil merebut bola dan mengarahkan bola ke N’Golo Kante. 

Bola kemudian diteruskan Kante ke Pulisic yang maju ke kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri. 

Kelleher tak mampu menyelamatkan bola sehingga Chelsea berhasil mencetak gol kedua. Babak pertama Chelsea vs Liverpool berakhir imbang 2-2. 

Berlanjut ke babak kedua, Chelsea dan Liverpool semakin menampilkan permainan yang ketat. 

Chelsea memberikan ancaman lebih dulu yang berawal dari akselerasi dari Kante di lini tengah. 

Gelandang asal Perancis itu lalu melihat celah di area kiri dan mengirimkan umpan terobosan kepada Alonso. 

Bola dapat diterima dengan baik oleh Alonso. Bek sayap Chelsea itu memutuskan untuk melakukan cut inside dan menembak dengan kaki kanan. 

Sepakan kaki terlemahnya tak mampu berbuah gol karena melambung tinggi. 

Pada menit ke-57, giliran Liverpool yang kembali memberikan ancaman kepada Chelsea. 

Melalui skema serangan balik, Mo Salah yang menerima umpan pendek Jota melihat Mendy dalam posisi tak ideal. 

Mo Salah pun melepaskan tembakan lambung dari jarak jauh dan mengarah ke gawang Chelsea. 

Akan tetapi, Mendy dengan sigap dapat sedikit memperbaiki posisinya dan menepis bola ke luar lapangan. 

Satu menit berselang, kiper asal Senegal tersebut kembali menyelamatkan Chelsea. Kali ini, upaya kompatriotnya Sadio Mane dapat dimentahkan. 

Bermain satu dua dengan Mo Salah, Mane kemudian melepaskan tembakan keras. 

Mendy dapat melakukan penyelamatan heroik dan membuat bola keluar lagi dengan tepisannya. 

Penyelamatan berkelas juga dilakukan oleh Kelleher. Pada menit ke-62, Pulisic dapat melepaskan tendangan di dalam kotak penalti usai menerima umpan sundulan Kai Havertz. 

Kelleher dalam positioning yang bagus. Kiper berpaspor Irlandia itu lalu dapat menepis bola sehingga gawang Liverpool aman dari kebobolan ketiga. 

Memasuki 20 menit akhir, intensitas pertandingan mulai menurun. Kedua tim sama-sama menunjukkan pertahanan rapat sehingga peluang menjadi minim. 

Peluang kembali hadir setelah melewati menit ke-80. Chelsea yang menciptakannya lewat tendangan bebas Mount dan Alonso, tetapi Kelleher dengan apik dapat menangkap bola. 

Hingga peluit panjang ditiupkan wasit, tak ada gol tambahan yang tercipta. Alhasil, laga Chelsea vs Liverpool tetap berakhir imbang 2-2. 

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tidak bisa mendampingi anak asuhnya saat duel melawan Chelsea. Klopp absen dikarenakan positif Covid-19. 

Klopp dikabarkan juga positif dihinggapi Virus Corona menyusul tes PCR yang dilakukan rutin, Jumat (31/12/2021). 

Tes itu dilakukan menyusul adanya tiga pemain Liverpool yang terpapar. Meski tidak disebutkan namanya, media-media Inggris memperkirakan Alisson Becker, Roberto Firmino, dan Naby Keita karena mereka absen di sesi latihan terakhir. 

Klopp diklaim bergejala ringan dan kini tengah diisolasi untuk tiga laga ke depan, Setelah Chelsea, ada laga kontra Arsenal (semifinal Piala Liga Inggris) dan Shrewsbury Town (Piala FA) yang dilewatkan Klopp. 

Selain tiga pemain itu plus Juergen Klopp, ada juga tiga staf pelatih yang juga bernasib serupa dan tengah dikarantina. 

“Jurgen Klopp akan absen di laga Premier League kontra Chelsea hari Minggu karena hasil tesnya positif Covid-19,” demikian pernyataan resmi Liverpool sebelum duel. 

Oleh karena itu, Liverpool sementara didampingi oleh Asisten Pelatih, Pep Lijnders. “Pelatih The Reds mengalami gejala ringan dan kini tengah diisolasi. Asisten manajer Pep Lijnders akan mengambil alih tim untuk laga di Stamford Bridge,” demikian pernyataan klub.*** 

Susunan Pemain 

Chelsea (3-4-2-1) : 16-Mendy; 14-Chalobah (5-Jorginho 70’), 6-Silva, 2-Ruediger; 28-Azpilicueta, 7-Kante, 8-Kovacic, 3-Alonso; 19-Mount, 29-Havertz (20-Hudson-Odoi 79’); 10-Pulisic. 

Cadangan: 1-Kepa, 17-Saul, 18-Barkley, 22-Ziyech, 31-Sarr, 68-Harvey Vale, 75-Lewis Hall. 

Pelatih: Thomas Tuchel. 

Liverpool (4-3-3) : 62-Kelleher: 66-Alexander-Arnold, 4-Van Dijk, 5-Konate, 21-Tsimikas; 14-Henderson, 3-Fabinho, 7-Milner (8-Keita 69’); 11-Mo Salah, 20-Diogo Jota (15-Oxalde-Chamberlain 69’), 10-Mane (17-Curtis Jones 90’). 

Cadangan: 13-Adrian, 12-Gomez, 63-Owen Beck, 76-Neco Williams, 80-Tyler Morton, 97-Marcelo Pitaluga. 

Pelatih: Pep Lijnders (pelatih sementara menggantikan Jurgen Klopp yang sedang positif Covid-19) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bakal Segera Diadili di Kursi Pesakitan, Ketua Yayasan Sekolah Pendeta Indonesia Timur Prof Dr Marthen Napang Dijebloskan Ke Rutan Salemba

Ketua Badan Pengurus Yayasan Sekolah Tinggi Filsafat dan