Dua Kali Kapolda, Kadiv Propam Mabes Polri Dan Kemampuan Reserse Sangat Mumpuni, Irjen Pol Martuani Siregar Sormin Orang Yang Tepat Jadi Kabareskrim

Irjen Pol Drs Martuani Siregar Sormin, M.Si., lahir di Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 30 Mei 1963. Martuani Siregar Sormin, lulusan Akpol 1987 yang berpengalaman dalam bidang reserse.
Irjen Pol Drs Martuani Siregar Sormin, M.Si., lahir di Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 30 Mei 1963. Martuani Siregar Sormin, lulusan Akpol 1987 yang berpengalaman dalam bidang reserse.

Asisten Operasi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Asops Kapolri) Irjen Pol Martuani Siregar Sormin memiliki kemampuan yang sangat mumpuni di bidang Reserse, yaitu Polisi yang bertugas mencari informasi yang sangat rahasia.

Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) adalah salah satu ujung tombak yang sangat penting dalam kerja-kerja Kepolisian. Oleh karena itu, Kapolri  Idham Azis hendaknya mempertimbangkan kemampuan teknis dan operasional seseorang, untuk mengabdi sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim).

Nama Asisten Operasi Kapolri (Asops Kapolri) Irjen Pol Martuani Siregar Sormin masuk sebagai orang yang penting di posisi Kabareskrimnya Kapolri Idham Azis.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Provinsi DKI Jakarta, Jhon Roy P Siregar menyampaikan, sebelum menjadi Kapolda di Papua, Irjen Pol Martuani Siregar Sormin bertugas sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Propam).

“Pak Irjen Pol Martuani Siregar Sormin cocok jadi Kabareskrim. Dia memiliki pengalaman Reserse yang sangat mumpuni. Sejak menjadi Polisi, paling banyak bertugas di bagian Reserse. Selain itu, Irjen Pol Martuani Siregar Sormin juga pernah bertugas sebagai Kadiv Propam Polri. Sama, Pak Kapolri Idham Azis juga pernah menjadi Kadiv Propam Polri. Jadi, klop, cocok dan saling mendukung,” tutur Jhon Roy P Siregar, di Jakarta, Selasa (05/11/2019).

Jhon Roy P Siregar yang berprofesi sebagai Jurnalis di salah satu Media Nasional itu mengatakan, sewaktu peristiwa Bom di Sarinah yang menghebohkan waktu itu, Martuani Sormin masih bertugas di Polda Metrojaya.

Ketika peristiwa Bom Sarinah itu terjadi, kebetulan Martuani Sormin melintas dari wilayah itu, hendak ke Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto yang di Senen, Jakarta Pusat.

“Pernah saya wawancara beliau, jadi pada saat kejadian Bom Sarinah itu, Pak Martuani Sormin sedang dalam perjalanan menuju RSPAD. Isterinya, Kakak Risma Elizabeth Sianturi, waktu itu kalau enggak salah akan menjalani operasi di RSPAD,” tutur Jhon Roy P Siregar.

Pada saat itu, Martuani Sormin usai rapat dengan Kapolda Metrojaya, yang waktu itu dijabat Tito Karnavian. Nah, ketika melintas di daerah Sarinah dari Poldametrojaya menuju RSPAD, terdengar dentuman bom.

Antara harus melanjutkan perjalanan ke RSPAD untuk menjaga isterinya yang harus menjalani operasi di RSPAD, Martuani Siregar Sormin spontan meminggirkan kendaraannya. Insting resersenya muncul. Dia berlari menuju arah datangnya dentuman bom. Menarik pistolnya, dan terjadi tembak menembak dengan para pelaku peledakan bom di Sarinah.

Peristiwa tembak menembak dengan pelaku peledakan bom Sarinah itu berlangsung cukup lama, hingga pasukan dari Polda Metrojaya dan pasukan yang melintas di daerah itu bergabung menghentikan aksi para pelaku peledakan bom itu.

“Itu salah satu kisah yang dialami Irjen Pol Martuani Siregar Sormin dalam bertugas. Kemampuan resersenya kuat dan mantap. Loyalitasnya terhadap tugas dan tanggungjawabnya sebagai anggota Polri tidak perlu diragukan,” ungkap Jhon Roy P Siregar lagi.

Martuani Siregar Sormin dua kali menjadi Kapolda di Papua. Daerah yang sangat rawan konflik. Selain memiliki pengalaman dan kemampuan bagian reserse yang mumpuni, Martuani Siregar Sormin juga suka belajar atau mencari pendidikan.

Sebelum masuk sebagai anggota Polri, Martuani Siregar Sormin yang merupakan lulusan Akpol 1987 itu pernah kuliah S1 di Yogyakarta. Namun, karena diterima di Akpol, dia menunda pendidikannya. Setelah bertugas sebagai Polisi, Martuani Siregar Sormin melanjutkan kuliah S1-nya. Dan hingga ke jenjang S2.

Bapak dari tiga orang anak, yakni dua putri dan satu putra, dari isterinya Risma Elizabeth Sianturi, mendapat promosi jabatan sebagai Asops (Asisten Operasi) Kapolri berdasarkan Surat Telegram Kapolri no.ST/1202/IV/KEP/2019 tanggal 26 April 2019.

Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, M.Si. lahir di Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 30 Mei 1963.

Mengenai penunjukan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal memberikan bocoran. Pada Jumat (1/11/2019), Iqbal mengatakan penunjukan Kabareskrim Polri yang baru baru akan dilakukan pecan ini.

Kapolri Idham Azis akan menggunakan hak prerogatifnya dalam pemilihan Kabareskrim yang dianggap kompeten. Meski begitu, Iqbal tidak menyebutkan secara detail, kapan penunjukan Kabareskrim yang baru akan dilakukan. Pasalnya, ia mengungkapkan hingga saat ini belum ada kepastian tanggal pengumumannya.

“Kabareskrim adalah hak prerogatif Bapak Kapolri tentunya, lewat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti),” ujar Irjen M Iqbal.

Irjen M Iqbal hanya menyampaikan, jika penunjukkan Kabareskrim baru  diperkirakan minggu-minggu ini. Ia membantah jika penunjukan Kabareskrim baru akan digelar bersamaan sertijab Tito Karnavian pada Idham Azis.

“Bukan sertijab tapi itu adalah acara tradisi. Farewell Parade di Mako Brimob Kelapa Dua. Insyaallah rencananya hari Rabu 6 November 2019,” ujarnya.

Iqbal mengatakan, Kapolri yang baru sudah menyampaikan bahwa akan ditunjuk Kabareskim yang baru dan memerintahkannya untuk segera mengusut kasus Novel Baswedan.

Sebelumnya Irjen M Iqbal  menyatakan sudah ada temuan hal yang signifikan dalam kasus Novel Baswedan.

Hal ini dikatakan Iqbal seusai pelantikan Kapolri Idham Aziz di Istana Negara, Jumat (1/11/2019).

Ia juga menyampaikan tim teknis terus bekerja maksimal sampai saat ini sampai detik ini tanpa henti mereka melakukan upaya  maksimal untuk mengungkap kasus ini.

“Ada hal-hal yang sangat signifikan.Tolong digaris bawari, ‘signifikan’ yang sudah kami dapat. Doakan saja Insyaallah kalau Tuhan meridhoi kami akan mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai masalah kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang hingga saat ini belum menemukan titik terang itu, Komjen Pol Idham Azis menyatakan akan menunjuk Kabareskrim baru untuk mengungkap kasus tersebut.

“Begitu dilantik, saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya akan beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu,” ujar Komjen Pol Idham Azis.(JR/Nando) 

Irjen Pol Drs Martuani Siregar Sormin, M.Si. lahir di Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 30 Mei 1963 (55 tahun). Martuani, lulusan Akpol 1987 yang berpengalaman dalam bidang reserse.

Riwayat Pendidikan:

SD (1975)

SMP (1978)

SMA (2014)

Pendidikan Polri

AKABRI (1987)

PTIK (1996)

SESPIM (2002)

SESPIMTI (2012)

Pendidikan Kejuruan

PADAS SERSE (1989)

PA BRIMOB (1994)

Riwayat Jabatan

Pamapta Kepolisian Resort Aceh Tenggara (1987)

Kepala Satuan Sabhara Resort Aceh Tenggara Kepolisian Daerah Aceh (1988)

Kepala Kepolisian Sektor Lawe Sigala-Gala Resort Aceh Tenggara (1989)

Kepala Satuan Serse Narkotik Direktorat Serse Kepolisian Daerah Aceh (1992)

Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (1996)

Kepala Kepolisian Sektor Metro Gambir Resor Metro Jakarta Pusat (1998)

Kepala Bagian Pengamanan Satuan Direktorat Intelijen dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (2002)

Kepala Kepolisian Resort Musi Banyuasin (2003)

Wakil Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang (2006)

Penyidik Utama Tk. III Direktorat III/Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri (2007)

Direktur Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (2010)

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (2011)

Analis Kebijakan Madya bidang Pideksus Bareskrim Polri (2012)

Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Maluku (2013)

Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Barat (2014)

Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Metro Jaya (2015)

Widyaiswara Madya Sespim Lemdikpol (2016)

Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi & Pengamanan Polri (2016)

Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat (2016)

Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri (Kadiv Propam) (2017)

Kepala Kepolisian Daerah Papua (2018)

Asisten Operasi Kapolri (2019)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*