Ditemui PP GMKI, Menko PMK Muhajir Effendy Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia Indonesia

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) bertemu Menko PMK Muhajir Effendy, di Kantor Menko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 3, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) bertemu Menko PMK Muhajir Effendy, di Kantor Menko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 3, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy memastikan, selama dirinya diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai Menko PMK, dia akan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar manusia Indonesia.

Hal itu ditegaskan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu saat bertemu dengan jajaran Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) di Kantor Menko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 3, Gambir, Jakarta Pusat.

“Kita bersykur diberikan kesempatan di Memenko PMK untuk bisa berbuat lebih banyak lagi. Sejak saya ditunjuk sebagai Menko PMK, saya tegas mengatakan berkomitmen dan bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar bangsa,” ujar Muhajir Effendy, Kamis (21/11/2019).

Muhajir mengakui, pertemuannya dengan PP GMKI tidak terjadi sekali dua kali. Sewaktu menjabat sebagai Mendikbud, Muhajir juga sudah sering bertatap muka dan mendapatkan masukan maupun saran-saran yang positif dari mahasiswa, pemuda, terutama dari PP GMKI.

“Dulu kita sering jumpa, saat saya menjabat sebagai Mendikbud. Tetapi tidak bisa berbuat banyak untuk menjawab masukan-masukan dari GMKI, karena itu diatur Kementrian yang lain yang membidangi Pemuda waktu itu,” ujar Muhajir Effendy.

Muhajir Effendy  mengatakan, secara pribadi dan institusi, dirinya menyampaikan terimakasih kepada dukungan dan sokongan serta berbagai masukan yang disampaikan PP GMKI kepadanya. Selama ini, juga masih ada sejumlah respon yang perlu ditindaklanjuti bersama.

“Saya berterima kasih atas konstribusi GMKI, yang tetap setia melakukan kajian dan memberikan masukan-masukan akan penyelesaian persoalan-persoalan di Negara ini. Termasuk penyelesaian masalah kepastian pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Harapannya, kita selalu sama-sama memaksimalkan potensi kita. Dan bisa berkordinasi dan melakukan perbaikan di bangsa ini,  kususnya dalam menggalakkan revolusi mental,” terang Muhajir Effendy.

Ketua umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Korneles Galanjinjinay menyampaikan, kebutuhan dasar manusia adalah hal yang paling utama dan urgen yang harus diselesaikan pemerintah.

“Selama ini, kami melihat belum ada suatu terobosan dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia. Aspirasi rakyat kecil akan pemenuhan kebutuhan dasar belum sepenuhnya dipenuhi pemerintah. Karena itu, harapan kami, Menko PMK yang baru, Pak Muhajir Effendy yang berkompeten dan berpengalaman, dapat menyelesaikan persolan kebutuhan dasar rakyat kecil,” ujar Korneles.

Kebutuhan dasar itu, lanjut Korneles, seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial dan kebebasan beribadah.

“Kiranya bisa dilakukan dengan melakukan kordinasi, sinkronisasi kebijakan dan keputusan strategis antar kementrian. Jangan ada kementrian lembaga yang berjalan sendiri-sendiri. Harus terintegrasi program kebutuhan dasar di bawah Kemenko PMK. Dengan demikian, kebutuhan dasar sejak manusia berada di dalam kandungan sampai meninggal dunia, akan terpenuhi,” ujar Korneles.

Pertemuan PP GMKI dengan  Menko PMK Muhajir Effendy itu berlangsung akrab. Sekitar 45 menit, mereka mempercakapkan isu-isu penting seputar stunting, busung lapar, kekerasan perempuan dan anak, BPJS, intoleransi, pembinaan pemuda, ekosistempendidikan nasional. Pertemuan diakhiri makan siang bersama. Mendampingi Menko PMK Muhajir Effendy dalam pertemuan itu adalah Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, Nyoman Shuida dan Sekretaris Kemenko PMK Sani.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan