Dipasangkan dengan Prabowo Subianto, Pengusaha Kadin Dukung Erick Tohir Sebagai Cawapres

Dipasangkan dengan Prabowo Subianto, Pengusaha Kadin Dukung Erick Tohir Sebagai Cawapres

- in DAERAH, DUNIA, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, POLITIK, PROFIL
420
0
Foto: Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Ekspor Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Wakomtap Pasar Ekspor KADIN), Siswaryudi Heru bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, di sela acara ‘Media Briefing Tentang Implementasi Teknis PP Nomor 36 Tahun 2023 Tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, Dan Atau Pengolahan Sumber Daya Alam’, di Media Center, Gedung Ali Wardhana Lantai 1, Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 14 Agustus 2023.(Dok)Foto: Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Ekspor Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Wakomtap Pasar Ekspor KADIN), Siswaryudi Heru bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, di sela acara ‘Media Briefing Tentang Implementasi Teknis PP Nomor 36 Tahun 2023 Tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, Dan Atau Pengolahan Sumber Daya Alam’, di Media Center, Gedung Ali Wardhana Lantai 1, Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 14 Agustus 2023.(Dok)

Pengusaha yang bernaung pada Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Siswaryudi Heru, menyampaikan, Erick Thohir adalah sosok yang pas didukung sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk mendampingi Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan, Siswaryudi Heru, di sela acara ‘Media Briefing Tentang Implementasi Teknis PP Nomor 36 Tahun 2023 Tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, Dan Atau Pengolahan Sumber Daya Alam’, di Media Center, Gedung Ali Wardhana Lantai 1, Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 14 Agustus 2023.

Dalam kegiatan yang dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir itu, Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Ekspor Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Wakomtap Pasar Ekspor KADIN), Siswaryudi Heru, menyampaikan, Erick Thohir cocok berpasangan dengan Capres Prabowo Subianto.

“Pak Erick Thohir layak kita dukung sebagai Cawapres berpasangan dengan Pak Prabowo Subianto,” tutur Siswaryudi Heru, kepada wartawan, Senin (14/08/2023).

Menurut Siswaryudi Heru, sosok Erick Thohir berhasil membangun dan mengembangkan pasar ekspor BUMN, terutama di kalangan Nelayan.

“Pak Erick Thohir mau dan melakukan kerja sama untuk mengembangkan ekspor, terutama untuk produk-produk dan Sumber Daya Kelautan dan sektor nelayan kita. Itu sebuah langkah yang sangat bagus bagi masa depan nelayan dan Indonesia,” tutur Siswaryudi Heru.

Selain itu, lanjutnya, profiling Erick Thohir juga sangat mendukung untuk pengembangan perekonomian Indonesia yang kuat di masa depan.

Apalabila dipasangkan sebagai Cawapres bersama Capres Prabowo Subianto, lanjutnya, maka Erick Thohir diyakini akan mampu bersinergi menjadikan Indonesia sebagai Macan Asia, bahkan Dunia, terutama dalam kekuatan perekonomian Indonesia.

“Kami, para pengusaha, terutama yang bergerak di sektor kelautan dan nelayan, sangat senang jika pasangan Pak Prabowo Subianto sebagai Capres dan Pak Erick Thohir sebagai Cawapres maju di Pilres 2024. Semoga para partai pendukung juga merestui dan mendukung pasangan ini,” ujar Sisaryudi Heru.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, yang sudah berkoalisi dengan Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto, dan Partai Golkar serta Partai Kebangkitan Bangsa (KB), mengaku bakal membahas usulan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 dengan partai koalisi lain.

“Ya, nanti kan dibicarakan,” kata pria yang akrab disapa Zulhas, Senin (14/8/2023).

Zulhas enggan berkomentar lebih lanjut soal kapan pembicaraan kemungkinan Erick menjadi cawapres Prabowo. Menurutnya, koalisi ini baru terbentuk.

“Baru kemarin kan. Sekarang kerja dulu,” ujarnya.

Menteri Perdagangan itu mengaku terlebih dahulu berdiskusi dengan Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Golkar sebelum memutuskan mendukung Prabowo.

Zulhas memastikan bergabungnya PAN dan Golkar ke koalisi pendukung Prabowo otomatis membubarkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“KIB diskusi panjang sama Pak Airlangga, melihat perkembangan survei-survei akhirnya KIB memutuskan bergabung dengan Pak Prabowo,” tutur Zulhas.

“Sudah gak ada (KIB), sekarang gabung pakai nama baru kan? dengan koalisinya Gerindra dan PKB,” imbuhnya.

Golkar dan PAN menjadi dua partai teranyar pendukung Prabowo. Keduanya baru saja menggelar deklarasi dukungan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Menteri BUMN Erick Thohir selama ini digadang-gadang bakal maju menjadi salah satu kandidat calon wakil Presiden. Dua bakal Calon Presiden sudah dikaitkan dengan Erick, yaitu Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.

Soal pilihan ini, Erick mengaku sebetulnya tak bisa memilih. Urusan Capres-Cawapres menurutnya bukan cuma masalah pinang meminang seperti orang mau menikah. Pasangan di kontestasi Pemilu juga harus memperhatikan pengusungnya.

Dia mengingatkan aturan soal pengusung pasangan Capres-Cawapres yang mesti memiliki 20 persen dari perolehan suara sah dalam pemilu anggota DPR.

“Saya rasa gini, saya nggak bisa memilih, kenapa? Ini kan bukan ibarat kita jatuh cinta sama seseorang terus pinang-pinangan. Politik di Indonesia itu ada aturan dicalonkan oleh partai jumlahnya minimal 20 persen,” tutur Erick Thohir, sebagaimana dilansir detik.com.

Apabila dirinya ada minat untuk mendampingi satu di antara kedua belah pihak tadi, yang jadi pertanyaan utamanya adalah ada yang mau mengusung atau tidak. Tanpa condong memilih, Erick sendiri mengaku dirinya menghormati figur Ganjar maupun Prabowo.

“Kalau pun misalnya kita ‘jatuh cinta’ sama pak Ganjar sama pak Prabowo, koalisinya ada enggak? Nanti kalau kita datang sendiri nggak disetujui, broken heart itu kan, kalau saya sih selalu saya sampaikan begitu,” lanjut pria yang kini sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu.

Pada intinya, kata dia, ada dua hal yang jadi poin utama bagi Erick dalam memutuskan tawaran menjadi Calon Wakil Presiden.

Pertama, dia menyatakan dirinya tegak lurus dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemungkinan apabila ada tawaran Calon Wakil Presiden yang direstui Jokowi dia akan mengambilnya.

“Koalisinya sendiri sedang berdiskusi saya nggak tahu karena saya bukan anggota partai, tetapi saya selalu tekankan dua hal. Pertama, saya itu tegak lurus sama Pak Presiden, saya loyal dengan beliau,” jelas Erick.

Poin kedua, lanjutnya, dirinya akan mendukung apapun langkah yang dipilih Partai PAN. Menurutnya, partai tersebut sudah menyatakan mau mengusung dirinya.

“Kedua ya tentu PAN yang sudah bicara panjang untuk saya itu menjadi bagian koalisi di manapun mereka berada,” ungkap Erick.

Soal PAN, Erick mengakui tidak ingin menjadi kacang lupa kulitnya. Menurutnya, PAN menjadi partai yang paling banyak mendorongnya untuk terjun ke dunia politik.

“Karena saya nggak mau juga sebagai, kalau ‘garis tangannya’ ada sebagai cawapres, melupakan figur atau partai atau koalisi yang sejak awal mendorong dan menyemangati,” tandas Erick Thohir.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hakim ‘Gemes’ di Sidang Bongkar Kejahatan Biksu Perempuan dan Keluarganya pada PN Jakarta Utara

Persidangan kasus pidana dengan Nomor Perkara 246/Pid.B/2024, di