Dikirimi Papan Bunga, KPK Diminta Ungkap Mafia Alkes Diduga Libatkan Wakil Ketua DPRD Riau

Dikirimi Papan Bunga, KPK Diminta Ungkap Mafia Alkes Diduga Libatkan Wakil Ketua DPRD Riau

- in HUKUM
45
0

JAKARTA – Aksi unjuk rasa di tengah PPKM Darurat Jawa – Bali tak juga berhenti. Namun, ada yang beda, kali ini aksi menyampaikan aspirasi dengan memasang papan bunga dan baliho ukuran besar di Gedung Merah Putih tempat Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK) berkantor.

“Saya kira ada demo korupsi. Karena ada puluhan papan bunga dan baliho besar,” ujar petugas keamanan Gedung KPK, Senin (05/07/2021).

Bahkan beberapa anggota kepolisian juga sempat bingung dan bersiap-siap untuk menghadang jika ada massa aksi.

“Gak tahu pak, saya cuma disuruh antar papan bunga,” kata pria yang mengaku bernama Dino.

Dino terlihat menata papan bunga yang berada di pintu masuk Gedung Merah Putih. Selain di pintu masuk terlihat juga papan bunga yang sama di pintu keluar.

Dia tak banyak berbicara dan tetap mengatakan tidak tahu siapa pemesan papan bunga. “Saya cuma hantar saja mas,” katanya.

“Meminta KPK Untuk Mengungkap MAFIA ALKES di Provinsi Riau yang Diduga Melibatkan Wakil Ketua DPRD Riau (Agung N) dan Mendesak KPK Untuk Memeriksa Perusahaan INHIL PRATAMA yang diduga Terlibat Praktek MAFIA ALKES di Kampar, Dumai, Rohul Provinsi Riau,” bunyi tulisan pada papan bunga tersebut dari AMPPRPBK.

Perlu diketahui, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Bonyamin Saiman juga tengah menyoroti dugaan kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) yang terjadi di Provinsi Riau.

Bonyamin dengan tegas mengatakan wajib hukumnya KPK menindaklanjuti dugaan korupsi tersebut.

Dugaan kasus korupsi yang melibatkan wakil ketua DPRD Riau bukan kali ini mencuat. Beberapa pekan lalu puluhan Mahasiswa dan pemuda Demokrat Riau melalukan unjuk rasa di depan KPK dan DPP Partai Demokrat.

Tak tanggung-tanggung mereka bahkan juga meminta DPP Partai Demokrat agar segera memecat Agung N karena telah merusak citra partai.(Richard)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Persidangan 38 Anggota DPRD Provinsi Sumut, Pemberi dan Penerima Suap Harus Sama-Sama Kena Dong!

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri