Diduga Muluskan Praktik Jual Beli Jabatan, Sekjen Kementerian Agama Nucholis Setiawan Didesak Dicopot

Diduga Muluskan Praktik Jual Beli Jabatan, Sekjen Kementerian Agama Nucholis Setiawan Didesak Dicopot.
Diduga Muluskan Praktik Jual Beli Jabatan, Sekjen Kementerian Agama Nucholis Setiawan Didesak Dicopot.

Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) mendesak agar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) segera dicopot dari jabatannya.

Direktur Eksekutif LAKSI, Azmi Hidzagi menyampaikan, Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan harus segera dicopot, karena diduga kuat telah melakukan penyimpangan jabatannya. Nurcholis Setiawan juga dinilai telah melakukan penyuapan terhadap eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy.

“Dugaan penyimpangan dan penyuapan terhadap Romy dilakukan Sekjen Kemenag Nucholis Setiawan untuk mendapatkan jabatan Irjen  dan Sekjen di Kementerian Agama sekaligus,” tutur Azmi, dalam keterangan persnya, Selasa (06/08/2019).

Azmi mengatakan, tindakan Sekjen Kemenag itu patut dikecam. Tindakan itu tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan dalam menetapkan pejabat fungsional, di Pusat maupun Daerah.

“Bahkan, Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan diduga telah mematok harga bagi orang-orang yang hendak duduk sebagai pejabat di Kemenag,” ujar Azmi.

Sebelumnya, ratusan massa yang tergabung dalam LAKSi menggeruduk kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Selain ke kantor Kemenag, massa juga mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk meminta lembaga anti rasuah itu mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Sekjen Kemenag Nucholis Setiawan.

Aksi itu digelar pada Jumat, 2 Agustus 2019. Koordinator Aksi LAKSI, Dedi Siregar menyampaikan, KPK dan Menteri Agama harus segera menindaktegas Sekjen Kemenag Nucholis Setiawan.

Massa sudah berkumpul sejak pukul 13.30 WIB itu dijagai belasan Polisi yang bersiaga di depan Kantor Kemenag.

Sempat terjadi aksi mendorong pagar besi oleh pengunjuk rasa. Aksi itu menimbulkan sedikit ketegangan antara Polisi dengan para pengunjuk rasa.

Dalam orasinya, dengan pengeras suara, Dedi Siregar mendesak KPK segera menetapkan Nurcholis Setiawan sebagai tersangka.

“Juga mendesak Menteri Agama segera mengganti Sekjen Kemenag itu. Karena, dia telah banyak melakukan perbuatan yang merugikan keuangan Negara. Salah satunya melakukan pemotongan dana bantuan dari Pendis kepada para penerima bantuan dana,” ujar Dedi.

Sementara itu, di halaman kantor KPK di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, petugas kepolisian juga tampak bersiaga untuk menjaga keamanan dan kondusifitas aksi yang dilakukan oleh ratusan pemuda dan mahasiswa dari Laksi itu.

“Kami menyampaikan tuntutan, KPK harus segera menuntaskan kasus jual beli jabatan yang melibatkan Nurcholis Setiawan. Kami berharap, KPK segera menetapkan Sekjen Kemenag sebagai tersangka dalam kasus jual beli jabatan tersebut,” ujar Dedi.

Dia menegaskan, Sekjen Kemenag adalah otak di balik jual beli jabatan. Selama ini, Sekjen Kemenag bersama Romi telah melakukan praktik jual beli jabatan itu.

“Kami dukung terus KPK dalam menyelesaikan kasus jual beli jabatan di Kemenag. Itu harus diusut sampai tuntas,” ujar Dedi lagi.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan