Di Tengah Wabah Virus Corona Perekonomian Tercekik dan Kejahatan Meningkat, Kali Ini Rumah Kos Wartawan Digerayangi Maling, Ponsel dan Dompet Raib

Di Tengah Wabah Virus Corona Perekonomian Tercekik dan Kejahatan Meningkat, Kali Ini Rumah Kos Wartawan Digerayangi Maling, Ponsel dan Dompet Raib.
Di Tengah Wabah Virus Corona Perekonomian Tercekik dan Kejahatan Meningkat, Kali Ini Rumah Kos Wartawan Digerayangi Maling, Ponsel dan Dompet Raib. (Ilustrasi)

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Demikian gambaran kondisi yang dialami sebagian besar masyarakat di masa wabah virus corona yang melanda Indonesia. Di saat yang bersamaan, kondisi perekonomian masyarakat pun sedang tercekik.

Situasi ini menimbulkan meningkatnya kriminalitas di masyarakat. Sebagai mana yang dialami salah seorang jurnalis di Ibukota. Jurnalis berinisial SA ini melaporkan, telah terjadi pencurian di rumah kos yang ditempatinya, di Jalan Mampang VIII, Kelurahan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Kejadiannya berlangsung pada Sabtu (04/04/2020).

Memang, kata dia, paa saat kejadian, para penghuni kos sedang lengah. Kondisi ruangan juga panas. SA tidak mengunci pintu lantas maling masuk dan mengambil beberapa ponsel dan dompet korban.

Kejadian tersebut  terjadi saat korban sedang  tertidur lelap antara pukul 17.00-19.00 WIB. Pas bangun ada barang yang hilang  seperti ponsel Sony XZS warna biru muda, Samsung Galaxy Duos warna putih dan dompet raib dirampas si maling.

Salah seorang saksi mata, penghuni kos lainnya, menerangkan saat Maghrib ada orang yang masuk menggunakan Sepeda Motor Mio warna merah dan memakai helm. Tak satupun orang curiga karena menurutnya dia sering masuk ketempat ini, kurang lebih setiap tiga minggu sekali.

Atas kejadian itu, SA sebagai korban langsung melapor ke Ketua RT setempat. Kemudian diteruskan ke Polsek Mampang Prapatan untuk membuat BAP. Mendapati laporan SA, pihak kepolisian setempat langsung gerak cepat mendatangi dan memeriksa kos-kosan sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi datang pada Minggu (5/4/2020) sekitar  pukul 07.00 WIB.

Ketika tengah menyelidiki TKP, Polisi mengaku mengalami kesulitan karena tidak ada CCTV di rumah kos tersebut. Pihak kepolisian akan berusaha untuk mencari dan berjanji akan segera menangkap tersangka pencurian tersebut.

Hingga berita ini ditulis, dompet korban telah ditemukan di depan mall Kuningan City oleh petugas PPSU. Akan tetapi STNK di dompet telah raib. Ditakutkan akan ada pencurian susulan jika tidak ditangkap, karena pelaku telah memegang STNK sepeda motor tersebut. “Bisa saja si pelaku mengklaim motor tersebut sebagai miliknya suatu hari nanti,” tutur SA.

Korban merasa curiga karena beli ponsel tersebut lewat aplikasi jual beli online di depan Mall Ambasador.

“Tapi dompet dibuang di depan taman Mall Kuningan City. Entah kebetulan atau tidak, ini hanya dugaan,” tuturnya.

Sebelumnya, di rumah kos tersebut juga pernah kehilangan Sepeda Motor Vario 110. Kejadiannya pada Juni 2019.

“Padahal motor tersebut sudah dirantai, tapi hilang juga” ungkap penghuni salah satu rumah kos tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, AB menceritakan di wilayahnya rawan pencurian. “Pintu yang dikunci aja masih di bobol apalagi yang tidak terkunci,” tegasnya.

Menurutnya, seperti sekarang ini, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) banyak orang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Jika gelap mata, para pencuri bisa melakukan aksi nekad.

“Dikarenakan ada kesempatan. Jadi masyarakat Jakarta khususnya, dan Indonesia umumnya selalu waspada jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan kalian,” ujarnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan