Breaking News

Di Hari Ulang Tahun Korps Adhiyaksa, Kejari Pematangsiantar Musnahkan Barang Bukti Yang Menumpuk Selama 2 Tahun

Di Hari Ulang Tahun Korps Adhiyaksa, Kejari Pematangsiantar Musnahkan Barang Bukti Yang Menumpuk Selama 2 Tahun. Di Hari Ulang Tahun Korps Adhiyaksa, Kejari Pematangsiantar Musnahkan Barang Bukti Yang Menumpuk Selama 2 Tahun.

Kejaksaan Negeri Pematangsiantar (Kejari Siantar) memusnahkan barang-barang bukti dari perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap selama periode Maret 2018 hingga Juli 2019.

Barang bukti yang disimpan selama 2 tahun itu dimusnahkan bertepatan dengan Hari Bakti Adhyaksa ke 59  dan sekaligus Syukuran HUT Ikatan  Adhyaksa Dharma ke 19, pada Senin (22/7/2019).





Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum itu digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar (Kajari Pematangsiantar), Ferziansyah Sesunan menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari sebanyak sebanyak 176 perkara yang terdiri dari174 perkara tentang Narkotika (UU No. 35 Tahun 2009, perkara pemalsuan mata uang (Undang Undang  No.7 Tahun 2011).

Jenis barang bukti yang dimusnahkan  adalah  ganja seberat 2.616, 87 gram, shabu seberat 124,07 gram, extacy sebesar 39, 1 gram/99 tablet, uang palsu Rp.4.810.000.





Tata cara pemusnahan shabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender kemudian dibakar, ganja dan uang palsu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kajari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan mengatakan, pemusnahan bertujuan untuk megurangi penumpukan barang bukti.

“Selama setahun saja sudah menumpuk barang buktinya. Perkara yang sudah inkrah baru kita laksanakan pemusnahan,” ujarnya.





Dari perkara dan barang bukti yang dimusnahkan, Kajari Pemetangsiantar Ferziansyah menuturkan, kasus dan perkara penyalahgunaan narkotika masih mendominasi.

“ Khusus untuk Kota Pematangsiantar, kasus kerawanan narkotika cukup menonjol menyasar semua golongan usia. Bahkan wanita pun ikut terlibat dalam perderan narkoba,” ungkapnya.

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah Noor mengajak semua warga Siantar untuk bersama-sama memerangiperederan narkoba.





“Bisa dengan berkoordinasi dan dengan menyampaikan kepada pihak aparat, apabila mendapatkan informasi untuk meminilisir tingkat kriminalitas,” tuturnya.

Tampak dalam acara pemusnahan barang bukti tindak pidana umum dihadiri oleh  Walikota Pematangsiantar, Wakapolres Pematangsiantar, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala BNN, Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Dinas Kesehatan Pemerintahan Kota Pematangsiantar, KODIM, serta BPJS Kesehatan Pematangsiantar serta pejabat teras lainnya.(AP)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*