Di Hari Lahirnya Pancasila, 500-an Pendonor Darah Deklarasikan Darah Kita Pancasila

Di Hari Lahirnya Pancasila, 500-an Pendonor Darah Deklarasikan Darah Kita Pancasila.

Berbagai cara dilakukan untuk menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia. Salah satunya dengan melakukan donor darah massal.

Di momentum Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, sebanyak 517 pendonor menyumbangkan darahnya dan mendeklarasikan Darah Kita Pancasila, sebagai bentuk gerakan mencintai Tanah Air Indonesia.

Pengagas kegiatan William Anggono menyampaikan, selain sebagai bentuk sumbangsih kepada Indonesia, kegiatan Donor Darah Massal Darah Kita Pancasila juga untuk membantu kekurangan darah yang dialami oleh Palang Merah Indonesia (PMI).

“Pendonor hari ini yang sudah mendaftarkan diri sudah mencapai 517 pendonor. Dan masih akan terus bertambah. Ini bentuk kepedulian kita akan besarnya permintaan darah dari PMI, dan juga untuk memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Juni,” tutur William Anggono, di Jakarta, Jumat (01/06/2018).

Kegiatan ini dilakukan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Utara. Kegiatan berlangsung dari pukul 8 pagi hingga jam 5 sore. Dijelaskan William Anggono, selain donor darah massal, peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini juga diisi dengan Pemeriksaan Kesehatan dan Obat Gratis, bazaar dan potong rambut gratis. “Ada juga potong rambut gratis. Supaya rapih, tampan dan sehat,” ujarnya.

Kegiatan diselenggarakan bersama oleh Yayasan Indonesia Cerdas, Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) Regional Jakarta 2 dan Menara Indonesia Kuat.

Perwakilan FGBMFI Regional Jakarta 2 Hartono menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti hanya pada Hari Lahir Pancasila saja. Dia mengaku, untuk menuju Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus tahun ini, ditargetkan donor darah massal akan masuk Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Ini juga bagian dari Goes to MURI pada Hari Kemerdekaan Negara kita pada 17 Agustus 2018 nanti, dengan target pendonor mencapai angka tahun kemerdekaan kita tahun ini yakni sebanyak 17818 pendonor,” tutur Hartono.

Untuk kegiatan donor darah massal 1 Juni Hari Lahir Pancasila kali ini, lanjut dia, setiap orang yang hadir mendapat oleh-oleh berupa kaos dan topi bercorak Pancasila.

“Siapapun yang hadir saja dapat topi dan kaos Pancasila,” ujarnya.

Dia berharap, untuk menjaga keutuhan Negara Indonesia, menjaga dan saling menghormati sesama yang beragam dan berbeda, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menjadi pedoman bermasyarakat dan bernegara.

“Dalam kesempatan ini, kita mengajak masyarakat mewujudkan tindakan nyata menjaga Pancasila dan NKRI dengan cara donor darah,” pungkasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan