Desak Usut Korupsi Bupati Bintuni Petrus Kasihiw, Barisan Putra Putri Papua Barat Akan Geruduk KPK

Desak Usut Korupsi Bupati Bintuni Petrus Kasihiw, Barisan Putra Putri Papua Barat Akan Geruduk KPK

- in DAERAH, HUKUM, NASIONAL, POLITIK
29
0
Desak Usut Korupsi Bupati Bintuni Petrus Kasihiw, Barisan Putra Putri Papua Barat Akan Geruduk KPK. – Foto: Bupati Bintuni Petrus Kasihiw yang juga Petahanan dalam Pilkada Bintuni menyebar foto PNS, Pegawai K2 dan Honorer untuk ditandai jika tidak memilih dirinya di Pilkada Serentak 2020.(Ist)Desak Usut Korupsi Bupati Bintuni Petrus Kasihiw, Barisan Putra Putri Papua Barat Akan Geruduk KPK. – Foto: Bupati Bintuni Petrus Kasihiw yang juga Petahanan dalam Pilkada Bintuni menyebar foto PNS, Pegawai K2 dan Honorer untuk ditandai jika tidak memilih dirinya di Pilkada Serentak 2020.(Ist)

Para pemuda yang tergabung dalam Barisan Putra Putri Papua Barat (BP3B) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap Bupati Bintuni Petrus Kasihiw atas serangkaian dugaan korupsi pada proyek Petrotekno.

Ketua Komite Barisan Putra Putri Papua Barat, Donny Gorga menyampaikan, Proyek Petrotekno ini adalah proyek bancakan Petrus Kasihiw berserta kroni-kroninya saja.

“Dari mulai pengambilalihan lahan Pemerintah, pelayanan transportasi dengan menggunakan aset milik pemerintah, proyek laundry, katering, semua itu berbau korupsi oleh Petrus Kasihiw dan kroni-kroninya. KPK harus segera mengusut tuntas, dan menangkap Petrus Kasihiw,” tutur Donny Gorga, di Bintuni, Papua Barat, (02/12/2020).

Menurutnya, sepak terjang Petrus Kasihiw dan kawan-kawannya harus segera dihentikan. Sebab, selama menjabat sebagai Bupati Bintuni, tidak pernah ada kebijakan yang pro kepada Putra-Putri Papua Barat, khususnya kepada masyarakat Bintuni.

Aktivis yang bergerak di Jakarta ini menyebut, Petrus Kasihiw juga dikenal sangat rakus dengan kekuasaan dan uang. Karena itu, Petrus Kasihiw dkk harus dihentikan.

“KPK jangan hanya berani menangkap Menteri KKP Edhy Prabowo, kasus-kasus korupsi di Papua, khususnya di Papua Barat, dan terlebih khusus lagi di Kabupaten Bintuni sangat nyata,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Bintuni Petrus Kasihiw menyebut, program magang di Petrotekno itu adalah untuk menyiapkan anak-anak semua untuk langsung siap untuk diserap pasar tenaga kerja.

Para peserta program pemagangan teknisi Tangguh, mengikuti program pendidikan selama tiga tahun dengan pelatihan teknis yang  komprehensif, termasuk peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, matematika, dan ilmu sains.

Sehingga nantinya, mereka dapat mengikuti sertifikasi internasional serta uji kompetensi sebelum bekerja secara profesional di Tangguh LNG.

Pada program ini, setiap akhir tahun akan ada evaluasi untuk menentukan keberhasilan setiap siswa dalam melanjutkan program pendidikan.

Program Technician Apprentice merupakan wujud dari komitmen Tangguh untuk mengembangkan tenaga kerja lokal di Papua Barat, menuju komitmen 85% tenaga kerja Papua di Tangguh LNG pada tahun 2029.

BP merupakan salah satu kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) yang dalam melaksanakan operasinya berada dalam pengawasan dan pengendalian SKK Migas, sebagai wakil pemerintah.

Petrotekno sendiri merupakan kawah pendidikan bagi calon tenaga kerja profesional yang akan diserap BP. Para pemagang teknisi yang tergabung dalam Program Technician Apprentice diikuti oleh pemagang dari Kabupaten Teluk Bintuni, Fakfak, Sorong, Manokwari dan daerah lainnya.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Desak Pilih Dirinya di Pilkada, Petahana Ancam Pecat Para PNS Bintuni, Pasangan Petrus Kasihiw-Kokop Matret Harus Segera Ditindak Tegas

Telah dibaca: 190 Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) bersama