Der Panzer Jamu Gli Azzurri, Uji Coba Para Mantan Juara

Der Panzer Jamu Gli Azzurri, Uji Coba Para Mantan Juara

- in EKBIS, OLAHRAGA
593
0
UEFA Nations League, Prediksi Jerman vs Italia, Selasa 14 Juni 2022, Der Panzer Jamu Gli Azzurri, Uji Coba Para Mantan Juara. - Foto: Pelatih Tim Nasional Jerman, Hansi Flick (kiri) berbicara dengan Kai Havertz.(AFP)UEFA Nations League, Prediksi Jerman vs Italia, Selasa 14 Juni 2022, Der Panzer Jamu Gli Azzurri, Uji Coba Para Mantan Juara. - Foto: Pelatih Tim Nasional Jerman, Hansi Flick (kiri) berbicara dengan Kai Havertz.(AFP)

Duel seru diprediksi akan terjadi dalam lanjutan UEFA Nations League antara Timnas Jerman vs Timnas Italia. 

Der Panzer akan menjamu Gli Azzuri di Grup C UEFA Nations League, di Borussia Park, pada Selasa 14 Juni 2022 waktu setempat atau Rabu, 15 Juni 2022 dini hari WIB, dengan kick off pukul 01.45 WIB. 

Dari duel terbaru yang dilakoni Timnas Jerman melawan Timnas Hungaria, pasukannya Hansi Flick harus puas hanya meraih satu poin karena laga berakhir dengan skor 1-1. 

Mereka berduel di Puskas Arena Park, Minggu (12/6/2022) dini hari WIB, Timnas Hungaria mencetak gol lebih dahulu lewat aksi Zsolt Nagy pada menit ke-6. Namun kemudian, Jerman membalasnya lewat kinerja apik Jonas Hofmann di menit ke-9. 

Terkait sejumlah laga yang akan dihadapi Der Panzer, Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick mengeluhkan padatnya jadwal. 

Hansi Flick menyebut, jadwal laga UEFA Nations Legue 2022/2023 kelewat padat bulan Juni ini. Padahal banyak pemainnya baru saja menuntaskan musim panjang di klub masing-masing. 

Bulan ini Timnas Jerman sudah dua kali bermain imbang melawan Italia pada Sabtu (4/6) pekan lalu dan Inggris tiga hari berselang. 

Mereka masih menyisakan dua pertandingan lain di Grup A Divisi 3 menghadapi Hungaria di Budapest pada Sabtu (11/6), dan melawan Italia tiga hari kemudian. 

“Saya setuju dengan pendapat itu,” kata Flick saat ditanya wartawan apakah kepadatan jadwal Nations League membebani para pemain Timnas Jerman. 

“Empat pertandingan terlalu banyak setelah musim yang panjang. Anda harus menghitungnya sebagai jadwal dua tahun,” lanjutnya. 

“Karena pandemi ada begitu banyak jadwal pertandingan bertumpukan. Bisa-bisa kami merasakan jadwal ‘pekan ala Inggris’ (dua pertandingan sepekan),” tutur Hansi Flick menambahkan, dalam jumpa pers di Herzogenaurach, Bavaria, seperti dilansir Reuters. 

Kepadatan jadwal itu dinilai Flick membuat para Timnas Jerman nyaris tak punya waktu beristirahat, bahkan hingga menjelang putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar bergulir pada November nanti. 

“Rasanya hampir tidak ada persiapan pramusim (bagi klub), kemudian Bundesliga berjalan dan Liga Champions, mereka terus bertanding tiga atau empat hari sekali hingga Piala Dunia nanti,” katanya. 

Musim baru Bundesliga Jerman 2022/2023 dijadwalkan bergulir mulai 5 Agustus nanti, sedangkan Liga Champions yang diikuti empat klub Jerman akan berlangsung sejak 6 atau 7 September. 

Sebelum terbang ke Qatar pada 21 November, Timnas Jerman juga memiliki jadwal sisa pertandingan grup Nations League menjamu Hungaria pada 23 September yang dilanjutkan lawatan ke Inggris tiga hari berselang. 

“Ini harus menjadi perhatian dan kita semua perlu bertanya ke diri sendiri bagaimana memberi kesempatan pemain beristirahat, sesuatu yang teramat penting,” kata Flick yang menangani Timnas Jerman sejak 2021. 

“UEFA atau FIFA harus memperhatikan ini dan mengambil langkah penting. Sekarang kami dituntut melakukan persiapan matang untuk empat pertandingan ini. Kami bisa menerimanya, walau berat bagi para pemain, sebab semua tim berangkat dari garis start yang sama. Fokus kami sekarang bagaimana mempersiapkan penampilan bagus di Piala Dunia November nanti,” ujarnya panjang lebar. 

Timnas Jerman sempat menangguk hasil mengejutkan setelah gagal lolos dari fase penyisihan grup Piala Dunia 2018 di Rusia, yang merupakan capaian terburuk dalam 80 tahun. 

Di bawah asuhan Hansi Flick, Timnas Jerman punya catatan tak pernah kalah dengan meraih delapan kemenangan dan tiga hasil imbang. 

Sementara, Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini sangat menyayangkan hasil tanpa gol saat Gli Azzurri bertemu Timnas Inggris. 

Bertanding di Stadion Molineux, Sabtu (11/6/2022) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Italia hanya bermain imbang 0-0 dengan Inggris. 

Roberto Mancini menyesalkan kegagalan Gli Azzurri mencetak gol ke gawang Tim The Three Lions di UEFA Nations League. 

Timnas Italia hanya sanggup mencuri satu poin dalam lawatannya ke markas Timnas Inggris pada matchday ketiga Grup A3 UEFA Nations League 2022/2023. 

Menurut catatan WhoScored, Gli Azzurri memang kurang tampil dominan dalam laga tersebut dengan hanya memegang penguasaan bola sebesar 40,6 persen. 

Dari segi peluang, Italia hanya melepaskan 8 tembakan dengan 3 mengarah ke gawang. Adapun Timnas Inggris mengkreasikan 12 peluang yang 4 di antaranya menuju tepat sasaran. 

Meski begitu, Roberto Mancini tetap memuji penampilan anak-anak asuhnya yang cukup bagus, terutama di babak pertama. 

Menurutnya, Timnas Italia seharusnya bisa memaksimalkan sejumlah peluang di paruh pertama untuk menjadi gol. 

Ia berharap anak asuhnya akan lebih klinis dalam memanfaatkan peluang di laga-laga berikutnya. 

“Kami memiliki peluang, mungkin lebih dari Inggris, tetapi secara keseluruhan para pemain melakukannya dengan baik,” tutur Roberto Mancini seperti dilansir RAI Sport. 

“Itu adalah penampilan yang bagus. Itu tidak mudah dalam situasinya. Kami perlu banyak berkembang, terutama ketika kami menyerang, karena kami perlu mencetak gol ketika kami masuk ke posisi itu,” lanjutnya. 

“Kami melewatkan peluang yang seharusnya bisa kami ubah menjadi gol, terutama pada babak pertama. Kadang-kadang, kami membuat operan yang salah dari pertahanan, ini adalah hal-hal yang tidak boleh kami lakukan, tetapi itu mungkin hanya bagian dari proses pertumbuhan,” tutur eks juru taktik Manchester City itu menambahkan. 

Bertanding di Stadion Molineux, Sabtu (11/6/2022) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Italia hanya bermain imbang 0-0 dengan Inggris. 

Turun dengan banyak pemain muda, Italia sejauh ini belum terkalahkan di UEFA Nations League. Roberto Mancini tak menyangka Italia tampil lumayan bagus. 

Mancini merombak skuad Italia untuk menghadapi UEFA Nations League. Pada pertandingan pertama melawan Jerman, Mancini melakukan 10 perubahan pada starting XI Italia jika dibandingkan saat kalah 0-3 dari Argentina di Finalissima. 

Sejumlah wajah baru mewarnai Timnas Italia. Davide Fratessi, yang diturunkan di laga melawan Jerman, merupakan pemain ke-71 yang dipakai Mancini. 

Sejauh ini Italia belum terkalahkan di UEFA Nations League. Dalam tiga pertandingan, Gli Azzurri mencatat kemenangan atas Hungaria serta bermain imbang melawan Jerman dan Inggris. 

Italia untuk sementara memimpin klasemen Grup A3 dengan lima poin dari tiga pertandingan. Pencapaian Italia sejauh ini mengejutkan Roberto Mancini. 

“Saya akan berterus terang, saya tidak menyangka ini, saya kira akan lebih buruk,” ujar Mancini seperti dilansir Football Italia. 

“Kami masih punya banyak pekerjaan rumah, jalan masih panjang. Kami jelas harus mencetak lebih banyak gol dan jika Davide Frattesi mencetak gol di lima menit awal (saat melawan Inggris), permainan akan berbeda. Dia akan melakukannya lain kali,” terangnya. 

“Saya tidak menyangka kami tampil begitu bagus selama tiga pekan bersama. Penting kami tidak mengubah gaya main, bahkan ketika orang-orangnya berbeda,” kata Mancini mengimbuhkan. 

Grup A3 ini bisa dibilang sebagai salah satu grup neraka di kompetisi kali ini. Selain Jerman dan Italia, ada pula Inggris yang juga berpotensi jadi juara.  

Sementara satu-satunya klub yang tidak terlalu diunggulkan adalah Hungaria. Namun tetap saja, ketiganya tidak boleh meremehkan kekuatannya. 

Persaingan akan menjadi sangat menarik karena UEFA Nations Legue hanya menjadikan juara dari masing-masing grup untuk lolos ke fase berikutnya. 

Pekerjaan rumah yang cukup berat harus dilakukan Roberto Mancini. Ia harus kembali membentuk skuat yang bisa diandalkan. Gli Azzurri sempat mendapat kritikan setelah mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Padahal sebelumnya, mereka adalah juara Euro 2020. Performa itu seakan belum membaik ketika tengah pekan kemarin Italia dikalahkan Argentina dalam laga Finalissima 2022. Skor 0-3 seolah menjadi bukti nyata degradasi penampilan Italia dibanding musim panas tahun lalu. 

Namun, ada manuver menarik yang akan dilakukan oleh pelatih Italia tersebut. Mancini diprediksi malah akan menendang beberapa pemain yang belakangan ini menjadi kunci tim. Mereka adalah Jorginho, Marco Verratti, Federico Bernardeschi, Emerson Palmieri, Lorenzo Insigne, Mattia Zaccagni, Manuel Lazzari, Salvatore Sirigu, dan Giorgio Chiellini yang pensiun dari Timnas. 

Perubahan skema pemain ini bisa menjadi keuntungan buat Jerman, terutama jika mereka bisa membaca strategi Roberto Mancini. Jerman sendiri masih akan mengandalkan Thomas Muller, Leroy Sane, dan Timo Werner dalam penyerangan mereka.*** 

Perkiraan Susunan Pemain 

Timnas Jerman (4-2-3-1) : Manuel Neuer; Benjamin Henrichs/Jonas Hofmann, Niklas Sule, Antonio Rudiger, Thilo Kehrer; Joshua Kimmich, Leon Goretzka/Ilkay Gundogan; Serge Gnabry/David Raum, Thomas Muller/Kai Havertz, Leroy Sane/Jamal Musiala; Timo Werner. 

Pelatih: Hansi Flick. 

Timnas Italia (4-3-3) : Gianluigi Donnarumma; Alessandro Florenzi, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni, Cristiano Biraghi/Federico Dimarco, Davide Frattesi/Samuel Ricci, Bryan Cristante, Sandro Tonali/Tommaso Pobega; Matteo Politano/Wilfried Gnonto, Gianluca Scamacca/Matteo Cancelleieri, Lorenzo Pellegrini. 

Pelatih: Roberto Mancini. 

 

Lima pertemuan terakhir Jerman vs Italia 

16/11/2016 Italia 0-0 Jerman (Persahabatan) 

03/07/2016 Jerman 1-1 Italia (Piala Eropa) 

30/03/2016 Jerman 4-1 Italia (Persahabatan) 

16/11/2013 Italia 1-1 Jerman (Persahabatan) 

29/06/2012 Jerman 1-2 Italia (Piala Eropa). 

 

5 Pertandingan Terakhir Jerman 

15-11-21 Armenia 1-4 Jerman (Kualifikasi Piala Dunia) 

27-03-22 Jerman 2-0 Israel (Friendly) 

30-03-22 Belanda 1-1 Jerman (Friendly) 

05-06-22 Italia 1-1 Jerman (UNL) 

08-06-22 Jerman 1-1 Inggris (UNL). 

 

5 Pertandingan Terakhir Italia 

25-03-22 Italia 0-1 Makedonia Utara (Kualifikasi Piala Dunia) 

30-03-22 Turki 2-3 Italia (Friendly) 

02-06-22 Italia 0-3 Argentina (Finalissima) 

05-06-22 Italia 1-1 Jerman (UNL) 

08-06-22 Italia 2-1 Hungaria (UNL). 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Satgas Barang Impor Ilegal Diumumkan, Teror Menyebar di Pasar-Pasar Rakyat, Pedagang Kecil Tutup Lapak, Terancam Gulung Tikar

Para pedagang kecil dan pedagang eceran di sejumlah