Daya Rusaknya Lebih Eksplosif, Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan Jaksa Usut Semua Korupsi Sektor Perekonomian Negara

Daya Rusaknya Lebih Eksplosif, Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan Jaksa Usut Semua Korupsi Sektor Perekonomian Negara

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
18
0
Daya Rusaknya Lebih Eksplosif, Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan Jaksa Usut Semua Korupsi Sektor Perekonomian Negara. - Foto: Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin saat menyampaikan pengarahan di Kejaksaan Tinggi Jambi, dalam rangka kunjungan kerja, pada Jumat, 07 Januari 2022.(Ist)Daya Rusaknya Lebih Eksplosif, Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan Jaksa Usut Semua Korupsi Sektor Perekonomian Negara. - Foto: Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin saat menyampaikan pengarahan di Kejaksaan Tinggi Jambi, dalam rangka kunjungan kerja, pada Jumat, 07 Januari 2022.(Ist)

Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin mengingatkan, akibat yang ditimbulkan dari perilaku koruptif, bukan hanya merugikan sektor Keuangan Negara saja, melainkan juga sektor Perekonomian Negara. Daya rusak perilaku koruptif di sektor Perekonomian Negara lebih eksplosif. 

Hal itu katakan Jaksa Agung Burhanuddin, saat menyampaikan arahannya pada jajaran Jaksa Agung Bidang Pidana Khusus (Pidsus), pada saat kunjungan kerjanya di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jambi, Jumat, 07 Januari 2022. 

Burhanuddin menyebut, jajaran Pidsus Kejaksaan Republik Indonesia pada kurun waktu satu tahun ini telah mengungkap berbagai perkara tindak pidana korupsi, dengan skala kerugian Negara yang cukup signifikan. 

Selain itu, dijelaskan Burhanuddin, terdapat juga beberapa terobosan yang telah dilakukan. Seperti,  dengan menerapkan Tuntutan Pidana Mati, dan juga telah berhasil membuktikan Kerugian Perekonomian Negara yang timbul dari suatu tindak pidana korupsi. 

“Untuk itu saya harap, berbagai torehan tersebut, saya minta kepada setiap Kepala Satuan Kerja Kejaksaan di seluruh Indonesia, untuk dapat mengimbangi atau mendekati kualitas penanganan kasus tindak pidana korupsi yang telah dilakukan di Bidang Pidana Khusus di lingkungan Kejaksaan Agung. Sehingga gaung kinerja kita dalam pemberantasan korupsi dapat massif didengar oleh masyarakat, yang pada akhirnya kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan akan pulih,” tutur Jaksa Agung Burhanuddin. 

Di samping itu, Burhanuddin mengatakan, dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi tidak hanya berfokus pada pengadaan barang dan jasa semata, karena tindak pidana korupsi tidak hanya terjadi pada sektor tersebut. 

“Sehingga kita harus me-reorientasi bahwa akibat yang ditimbulkan dari perilaku koruptif bukan hanya merugikan sektor Keuangan Negara saja, melainkan juga ada sektor Perekonomian Negara yang daya rusaknya lebih eksplosif,” tegas Burhanuddin. 

Jaksa Agung Burhanuddin pun berharap kepada para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Jambi, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Kejaksaan melalui kinerja, khususnya dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi.(J-RO) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Akselerasi Perubahan dan Perbaikan Kejaksaan, Jaksa Agung Burhanuddin Sebut Penguatan Pengawasan Tumbuhkan Public Trust

Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr Sanitiar Burhanuddin menegaskan, penguatan Pengawasan