Dana Jaminan Sosial Mengalami Defisit Setiap Tahun

Dana Jaminan Sosial Mengalami Defisit Setiap Tahun. Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar: Keuntungan di Aset BPJS Kesehatan menjadi ‘penghibur’ bagi Direksi, karena Aset Dana Jaminan Sosial (DJS) yang tiap tahun defisit.
Dana Jaminan Sosial Mengalami Defisit Setiap Tahun. Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar: Keuntungan di Aset BPJS Kesehatan menjadi ‘penghibur’ bagi Direksi, karena Aset Dana Jaminan Sosial (DJS) yang tiap tahun defisit.

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar menyampaikan, menurunkan jumlah dana di Pos Kas dan Setara Kas pada Aset Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), yang di Tahun 2018 sebesar Rp 2,35 Triliun menjadi Rp 984,1 Miliar di Tahun 2019.

Dan mengalihkannya ke Pos Deposito Berjangka menjadi Rp 2,13 Triliun, serta menaikkan dana di Investasi Jangka Panjang sebesar Rp 369,06 Miliar, yang di Tahun 2018 mengalami kerugian Rp 57,33 Miliar.

“Keuntungan di Aset BPJS Kesehatan menjadi ‘penghibur’ bagi Direksi, karena Aset Dana Jaminan Sosial (DJS) yang tiap tahun defisit,” ujar Timboel Siregar.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan