Cuma Bisa Main Imbang, The Gunners Kurang Kejam

Cuma Bisa Main Imbang, The Gunners Kurang Kejam

- in HIBURAN
105
0
Liga Eropa, Arsenal Vs Benfica Skor 1-1: Kurang Kejam Menghajar Lawan, The Gunners Hanya Bermain Imbang. - Foto: Pertandingan Benfica vs Arsenal di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Kamis 18 Februari 2021. (Alberto Lingria/REUTERS)Liga Eropa, Arsenal Vs Benfica Skor 1-1: Kurang Kejam Menghajar Lawan, The Gunners Hanya Bermain Imbang. - Foto: Pertandingan Benfica vs Arsenal di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Kamis 18 Februari 2021. (Alberto Lingria/REUTERS)

Arsenal hanya mampu bermain imbang melawan Benfica pada laga leg pertama babak 32 besar Liga Eropa, di Stadion Olimpico, Roma, Italia, pada Jumat (19/02/2021) dini hari WIB. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai. 

 

Tim berjuluk The Gunners ini dianggap kurang kejam untuk mengoyak-oyak gawang Benfica. 

 

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyebut tim asuhannya itu kurang kejam di depan gawang lawan. Dilansir Football London dan Reutersmeski memiliki skuad yang tangguh dan solid, tidak akan bisa memenangi pertadingan jika tak bermain kejam. 

 

Arsenal malah kebobolan lebih dahulu oleh gol penalti Pizi. The Gunners kemudian membalas lewat gol Bukayo Saka. 

 

“Kami sangat dominan, kami menciptakan beberapa peluang yang sangat bagus. Di Eropa, ketika bermain jauh dari rumah, Anda harus lebih kejam,” ujar Mikel Arteta. 

 

Menurutnya, dengan bermain agak kejam tadinya, Meriam London bisa memenangi laga. 

“Ada beberapa hal positif untuk diambil dari permainan, karena kami mendominasi. Kami tidak cukup kejam di kotak lawan. Dan hal yang mengecewakan adalah cara kami kebobolan,” lanjutnya. 

 

Pelatih asal Spanyol itu tidak terlalu senang dengan hasil seri yang dipertontonkan Arsenal melawan Benfica. Apalagi cuma dengan bertahan sama-sama bikin satu gol. Memang sih, menurutnya lagi, Arsenal tidak rugi. 

 

“Kondisinya masih serba terbuka. Saya pikir kami bisa berada di posisi yang jauh lebih baik tetapi itu akan diputuskan di pertandingan selanjutnya,” lanjut Arteta. 

 

Meski begitu, untuk laga kali ini, Mikel Arteta memberi pujian kepada pemainnya, Bukayo Saka. 

 

Bukayo Saka membalaskan kebobolan 1 gol itu. “Dia dalam momen yang luar biasa. Dia penuh percaya diri. Dia sangat penting dalam hasil akhir-akhir ini. Penampilannya mungkin yang terbaik sejak saya berada di sini dan dia sangat konsisten,” sebut Arteta. 

 

Karena itu, Arteta akan memberikan perhatian khusus kepada Bukayo Saka. “Saya pikir kami harus mendukungnya, memberinya saran terbaik sepanjang waktu dan kemudian mengatur menit bermainnya sehingga dia dapat mempertahankan level ini,”imbuhnya. 

 

Potensi Bukayo Saka sudah diperhatikan Arteta secara khusus. Menurutnya, Bukayo akan menjadi ancaman nyata bagi para lawan. Sebab Bukayo terlibat dalam banyak gol sepanjang waktu, dan memiliki konsistensi penampilan membuatnya jelas menjadi starter. 

 

“Ini keseimbangan yang bagus, tetapi pada saat yang sama ketika dia berusia 19 tahun kita harus melindunginya,” puji Arteta. 

 

Arteta juga dimintai komentar soal Pierre Emerick Aubameyang, yang gagal memanfaatkan sejumlah peluang dalam laga itu. Menurut Arteta, hal itu hal yang biasa saja terjadi. 

 

Sebab, terkadang, peluang yang ada tidak efektif menghasilkan gol, mungkin karena dewi fortuna belum berpihak. 

 

“Ya itulah yang terjadi. Dia berada di hadapan peluang terbesar yang kami miliki malam ini. Namun, dia tidak beruntung, tidak mencetak dua atau tiga gol malam ini karena dalam keadaan normal hal itu akan terjadi,” ujar Arteta. 

 

Selanjutnya, Arsenal akan menjamu Braga dalam pertandingan leg kedua Liga Eropa yang akan berlangsung Kamis pekan depan. 

 

Sementara, pencetak gol bagi Arsenal, Bukayo Saka melihat bahwa Benfica dinilai tak sepantasnya mampu menahan imbang Arsenal. 

 

Bukayo menyebut, Meriam London jauh lebih layak meraih kemenangan dengan dominasi permainan dan banyaknya peluang yang mereka hasilkan. 

 

Jika berkaca pada data dan statistik pertandingan, Arsenal memang menguasai jalannya laga. 

Terbukti, tim besutan Mikel Arteta itu mengemas 62 persen penguasaan bola berbanding 38 milik Benfica. 

 

Intensitas serangan pun jauh lebih baik dilakukan Meriam London, dengan menorehkan tujuh kali upaya shoot berbanding enam dari Benfica. 

 

“Kami memiliki banyak peluang. Kami mendominasi seluruh pertandingan. Mereka mendapat penalti keberuntungan yang menurut saya tidak tepat. Kami harus bereaksi dengan baik,” ujar Bukayo Saka, dilansir laman BBC. 

 

Menurutnya, Benfica hanya karena lagi dapat keberuntungan saja lewat sepakan pinati sehingga bisa mendapat 1 gol.”Saya rasa mereka cuma hoki saja,” lanjutnya. 

 

Meski begitu, pemain muda Arsenal ini mencoba menyikapinya dengan baik gol tandang yang diperoleh. 

 

“Kami mendapat gol balasan dan bisa terus memenangkannya. Ini bukan hasil terburuk, kami mendapat gol tandang,” katanya. 

 

Disinggung mengenai penampilan individunya, Bukayo Saka mengaku sangat bahagia bisa mengembangkan permainannya dari setiap laga yang ia mainkan. 

 

“Saya merasa semakin meningkat di setiap pertandingan. Saya mencoba untuk mengesankan, mencoba belajar dan mendengarkan bos karena dia memberikan nasihat yang bagus,” tuturnya. 

 

Bukayo juga merasakan dukungan yang kuat dari timnya di Arsenal, serta dari keluarganya. “Saya bersyukur memiliki tim yang baik dan keluarga yang baik di sekitar saya. Saya hanya ingin untuk terus maju,” ujarnya. 

 

Kamis depan, Arsenal akan menjamu Sang Pemuncak klasemen Liga Inggris, Manchester City. 

 

Benfica lebih dulu mencetak gol melalui Pizzi pada menit ke-55. Namun, Arsenal sukses menyamakan angka di menit ke-57 oleh Bukayo Saka. 

 

Skor imbang tanpa gol mewarnai jalannya babak pertama antara Benfica vs Arsenal. Kendati Arsenal memegang kendali penguasaan bola menyentuh 60 berbanding 40 persen, tak jaminan untuk mereka unggul. 

 

Sepanjang 45 menit pertama, Arsenal melepaskan 3 upaya mencetak gol dengan 1 di antaranya tepat sasaran. 

 

Sedangkan Benfica mendapatkan 2 kesempatan mencetak gol. Hanya, 1 upaya yang sampai membuat lini belakang Arsenal bekerja ekstra. Tapi tak menjadi gol. 

 

Di babak kedua, kedua tim memilih bermain terbuka. Hasilnya Benfica terlebih dulu mencetak gol via Pizzi pada menit ke-55. 

 

Adapun, proses gol terjadi lantaran Rowe kedapatan melakukan hand ball di kotak penalti Arsenal. Dengan demikian, Benfica mendapatkan tendangan 12 pas. 

 

Keunggulan Benfica itu hanya bertahan tak kurang dari tiga menit. Sebab, Arsenal sukses mencetak gol balasan via Bukaya Saka usai mengonversi umpan Soares. 

 

Namun, wasit sempat meninjau VAR terkait gol tersebut. Sebab, posisi Saka saat menerima sedikit berbau off side. Namun, keputusan akhir adalah gol tersebut sah. 

 

Gol dari Arsenal jadi yang terakhir di laga ini. Pertandingan diakhiri dengan sekor imbang 1-1.(JORO) 

 

Daftar Susunan Pemain Benfica vs Arsenal 

 

Benfica XI (3-5-1-1): Helton Leite; Lucas Verissimo, Nicolas Otamendi, Jan Vertonghen; Diogo Goncalves, Adel Taarabt, Julian Weigl, Pizzi, Alejandro Grimaldo; Gian-Luca Waldschmidt; Darwin Nunez. 

 

Arsenal XI (4-2-3-1): Bernd Leno; Hector Bellerin, David Luiz, Gabriel MagalhaesCedric Soares; Dani Ceballos, Granit XhakaBukayo Saka, Martin Odegaard, Emile Smith Rowe; Pierre-Emerick Aubameyang. 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ada Keributan Jelang Akhir Laga, Red Star Belgrade Pulang Dengan Kepala Tegak, AC Milan Lolos ke Babak Selanjutnya

Dengan sangat bersusah payah, akhirnya AC Milan lolos