Butuh Penambahan, Pasar Bagi Masyarakat Harus Ditingkatkan

Kok Dirut Perumda Pasar Jaya Belum Tahu Persoalan di Pasar Senen.

Kebutuhan masyarakat harus mampu diakomodir oleh pemerintah. Karena itu, kebutuhan akan tersedianya pasar yang bisa diakses dan juga bisa dipergunakan oleh masyarakat juga harus dibuka dan diberikan kepada masyarakat banyak.

 

Koordinator Forum Konsumen Masyarakat Cerdas Richard Manahan menyampaikan, pemerintah DKI Jakarta sendiri harus membuat pasar yang lebih baik dengan akses yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Program pemerintah agar pasar kian layak, adalah janji yang harus dipenuhi oleh PD Pasar Djaya.   “Selama ini akses dan juga penataan pasar masih sangat kecil, tidak cukup hanya pasar yang selalu disorot dan digembar-gemborkan oleh pemerintah. Harus ada upaya serius dalam menyediakan akses dan pasar bagi masayrakat umum,” ujar Richard di Jakarta, Rabu (07/12/2016).

 

Dengan adanya akses dan ketersediaan pasar yang memadai, lanjut dia, konsumen yang juga berkepentingan langsung dengan fasilitas umum itu akan bisa menggerakkan roda perekonomian rakyat yang ledbih baik.

 

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Kerja-kerjka ril dan adanya akses yang menadi serta ketersediaan pasar yang bagus, juga akan meningkatkan roda perekonomian rakyat itu sendiri loh,” ucapnya.

 

PD Pasar Jaya bekerja sama dengan PT Alumindo Cipta Persada membangun proyek Harco Mangga Besar di atas lahan eks Pasar Jembatan Merah Blok B-C dengan konsep pasar modern dilengkapi dengan apartemen serta pusat hiburan.

 

“Pedagang eks Pasar Jembatan Merah Blok B-C itu sebanyak 225 orang dengan memiliki 470 kios, mereka akan menempati tempat baru itu,” kata Adi Wijaya, Direktur Teknik PD Pasar Jaya di sela-sela “Topping Off” project tersebut di Jakarta, Rabu.

 

Ia menjelaskan konsep pasar modern untuk para pedagang yang selama ini berjualan alat-alat teknik, suku cadang, dan elektrik tersebut, tetap mempertahankan sistem lama yakni sistem tawar menawarnya. “Hanya untuk tempat yang baru ini, bernuansa modern,” katanya.

 

Ia menyebutkan serah terima kios akan dilakukan pada April 2017.  Project pembangunan  itu, kata dia, pasar yang memadukan dengan apartemen itu akan dilakukan di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Alumindo Cipta Persada, Ambassador Imron Cotan menyatakan sampai sekarang sudah ada 80 persen pemesan yang terdiri dari eks pedagang pasar lama dan yang baru.

 

“Saya berharap sampai April 2017 sudah seratus persen,” ujarnya.

 

Tujuan pasar tersebut, kata dia, tidak lain untuk memberdayakan pedagang pasar tradisional. Proyek ini bertujuan untuk mengubah konsep pasar tradisional menjadi pasar super modern yang dibarengi sistem pengelolaan pasar yang semakin maju, katanya.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*