Buronan Kelahiran Aceh Bernama Muhammad Ali Ditangkap Jaksa di Sawangan Depok

Buronan Kelahiran Aceh Bernama Muhammad Ali Ditangkap Jaksa di Sawangan Depok

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
4855
0
Foto: Buronan kelahiran Aceh Utara Bernama Muhammad Ali berhasil ditangkap di Jl Bukit Rivaria M2, Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Rabu 27 September 2023, sekitar pukul 23.30 WIB. (Dok)Foto: Buronan kelahiran Aceh Utara Bernama Muhammad Ali berhasil ditangkap di Jl Bukit Rivaria M2, Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Rabu 27 September 2023, sekitar pukul 23.30 WIB. (Dok)

Seorang Dafar Pencarian Orang (DPO) atau buronan, bernama Muhammad Ali, berhasil ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung, pada Rabu, 27 September 2023.

Muhammad Ali yang merupakan Terpidana dalam kasus kepemilikan dokumen palsu PT Wijaya Karya Beton adalah buronan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Ketut Sumedana, menyampaikan, Muhammad Ali berhasil ditangkap di Jl Bukit Rivaria M2, Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Rabu 27 September 2023, sekitar pukul 23.30 WIB.

Identitas buronan yang merupakan seorang Terpidana yang diamankan itu, yaitu:

Nama                           : Muhammad Ali

Tempat lahir                : Aceh Utara

Umur/tanggal lahir      : 83 tahun / 05 Juni 1940

Jenis kelamin             : Laki-laki

Kewarganegaraan       : Indonesia

Tempat Tinggal          : Jl. Sinabung V No. 21 RT 2 / RW 5, Gunung,

Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Agama                         : Islam

Ketut Sumedana menerangkan, Muhammad Ali merupakan Terpidana yang merugikan PT Wijaya Karya Beton dengan cara tidak memperoleh dokumen kepemilikan berupa sertifikat tanah seluas 500.000 M2. PT Wijaya Karya Beton merugi atas pembayaran kurang lebih senilai Rp 199.360.000.000 (seratus sembilan puluh sembilan tiga ratus enam puluh juta rupiah).

“Pada saat diamankan, Terpidana Muhammad Ali bersikap kooperatif, sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar,” ujar Ketut Sumedana, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (29/09/2023).

Selanjutnya, Terpidana Muhammad Ali dibawa ke kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk diserahkan kepada Tim Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Ketut Sumedana mengatakan, melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.

“Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman,” tandasnya.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bukan di Pengadilan Negeri, Sidang Digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Dairi; Saudara Kandung Bersama Oknum Penegak Hukum Diduga Mengkriminalisasi Keluarga Adik Perempuan Karena Rumah Peninggalan Orang Tua

Sejumlah keanehan terjadi pada kasus dugaan kriminalisasi yang