Buronan Kasus Korupsi Anggaran Desa Dari Lingga Dibekuk Jaksa Di Matraman

Buronan Kasus Korupsi Anggaran Desa Dari Lingga Dibekuk Jaksa Di Matraman

- in DAERAH, EKBIS, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
497
0
Buronan Kasus Korupsi Anggaran Desa Dari Lingga berinisial RE Ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung di Jalan Tegalan IF Nomor 17, RT 12/RW 4, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat 17 Februari 2023 sekitar pukul 14.00 WIB. (Dok)Buronan Kasus Korupsi Anggaran Desa Dari Lingga berinisial RE Ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung di Jalan Tegalan IF Nomor 17, RT 12/RW 4, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat 17 Februari 2023 sekitar pukul 14.00 WIB. (Dok)

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, berhasil membekuk dan menangkap seorang buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Lingga, berinisial RE.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Ketut Sumedana, menyampaikan, RE berhasil dibekuk di Jalan Tegalan IF Nomor 17, RT 12/RW 4, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat 17 Februari 2023 sekitar pukul 14.00 WIB.

“RE adalah buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Lingga,” ujar Ketut Sumedana.

Identitas Tersangka yang diamankan, yaitu:

Nama   : RE

Tempat lahir    : Tinjul

Umur/tanggal lahir      : 48 tahun / 14 Juni 1974

Jenis kelamin : Laki – laki

Kewarganegaraan       : Indonesia

Tempat Tinggal          : Tinjul RT 01/RW 04, Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau atau Jalan Tegalan IF Nomor 26 RT.07/RW.05, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

Agama             : Islam

Pekerjaan        : Mantan Kepala Desa

Berdasarkan Surat Penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Lingga Nomor: Print-354/L.10.14/Fd.1/12/2022 tanggal 02 Desember 2022, RE ditetapkan sebagai Tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi penyimpangan atau penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-DES) Tahun 2019 yang merugikan keuangan Daerah Kabupaten Lingga cq. Desa Tinjul sebesar Rp274.071.429,28.

Akibat perbuatannya, Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) junto Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

RE diamankan karena ketika dipanggil sebagai Tersangka secara patut oleh Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Lingga, yang bersangkutan tidak beritikad baik untuk memenuhi panggilan tersebut.

Dan oleh karenanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Lingga Nomor: B-1871/L.10.14/Fd.1/12/2022.

“Dalam proses pengamanan, Tersangka bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar. Setelah berhasil diamankan, Tersangka dibawa ke Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk dititipkan sementara sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Lingga,” tutur Ketut Sumedana.

Ketut Sumedana mengingatkan, melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

“Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tandas Ketut Sumedana.(RED)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Aroma Money Politics Sangat Terasa di Bangka Belitung, Tokoh Masyarakat Ingatkan Petugas Awasi Lapas dan Pelosok Pada Pencoblosan Pemilu 2024

Salah seorang Tokoh Masyarakat Bangka Belitung, Bujang Musa,