Breaking News

Buron Karena Korupsi Sejak Tahun 2005, Insinyur Panjaitan Diciduk Jaksa Saat Sedang Sarapan di Kota Medan

Buron Karena Korupsi Sejak Tahun 2005, Insinyur Panjaitan Diciduk Jaksa Saat Sedang Sarapan di Kota Medan.

Dinyatakan buron sejak 2005, terpidana kasus korupsi pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematang Siantar, Ir Henry Panjaitan diciduk Jaksa saat sedang sarapan di Kota Medan.

Penangkapan terhadap terpidana yang harus menjalani hukuman 4 tahun penjara itu dilakukan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di Jalan Sei Silau, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, sekitarpukul 07.30 WIB pada Selasa, 23 April 2019.




Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menyampaikan, penangkapan terhadap buronan korupsi atas nama Ir Henry Panjaitan itu masuk pada Program Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan. Panjaitan menjadi buronan ke-52 yang ditangkap oleh kejaksaan pada 2019 ini.

“Jadi, Program Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan RI berhasil mengamankan buronan ke-52 di Tahun 2019 yang menargetkan masing-masing Kejaksaan Tinggi minimal menangkap 1 buronan setiap bulannya. Di Kejati Sumut, telah ditangkap Ir Henry Panjaitan,” tutur Mukri, kepada wartawan, Selasa (23/04/2019).

Insinyur Henry Panjaitan merupakan terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan kios darurat Pasar Horas Pematang Siantar Tahun Anggaran 2002 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.679.496.741,- (enam ratus tujuh puluh sembilan juta empat ratus sembilan puluh enam ribu tujuh ratus empat puluh satu rupiah).




Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1565 K/Pid/2004 tanggal 14 Juni 2005,  terdakwa Ir Henry Panjaitan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan  tindak pidana korupsi dan dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun, denda sebesar Rp 200 juta, subsidair 6 bulan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 247.070.000,-.

“Sambil menunggu kedatangan tim Jaksa Eksekutor Kejari Pematang Siantar untuk pelaksanaan eksekusi, buronan terpidana korupsi atas nama Ir Henry Panjaitan langsung diamankan sementara ke kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” ujar Mukri.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*