Breaking News

Bupati Simalungun JR Saragih Lantik 51 Pangulu Nagori Terpilih

Bupati Simalungun JR Saragih Lantik 51 Pangulu Nagori Terpilih. Bupati Simalungun JR Saragih Lantik 51 Pangulu Nagori Terpilih,

Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih melantik sebanyak 51 Pangulu Nagori atau Kepala Desa. Mereka adalah hasil Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) Serentak 2019, yang digelar di Kabupaten Simalungun pada Rabu 12 Juni 2019. Pelantikan digelar oleh Bupati JR Saragih di Auditorium T Johan Garingging, Pematang Raya, Rabu (15/08/2019).

Dalam pidatonya, Bupati Simalungun menyampaikan, Pangulu adalah ujung tombak penyelenggaraan pemerintah daerah. Karena itu, Pangulu dituntut untuk memiliki pengetahuan yang mumpuni. Sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat.

“Tugas yang diemban Pangulu cukup berat. Segenap komponen masyarakat diharapkan bersama-sama menyelenggarakan otonomi desa dalam mencapai kesejahteraan masyarakat,” tutur JR Saragih.

Saragih menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada para Pangulu Nagori terpilih periode 2019-2025. Dia berpesan agar bekerja dan melaksanakan tugas wewenang sebagai Pangulu dengan sebaik-baiknya. Masyarakat menunggu hasil kerja nyata para Pangulu Nagori.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (Kadis DPMPN) Kabupaten Simalungun, Sarimuda Purba mengatakan, memang seharusnya ada 61 Pangulu Nagori yang menggelar pemilihan. Yang baru terlaksana pelantikannya sebanyak 51 pemilihan.

“Sedangkan 10 Pangulu lainnya akan dilantik menyusul. Masih menunggu hingga masa jabatan pangulu sebelumnya berakhir. Yaitu awal Desember mendatang,” ujar Sarimuda Purba.

Pangulu terpilih dari Kecamatan Huta Bayu Raja, Desa atau Nagori Maligas Bayu,  Kasno Kuswoyo menyapaikan ucapan syukur dan terimakasihnya kepada masyarakat  yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin Nagori  Maligas Bayu periode 2019-2025.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah Yang Maha Kuasa. Dan juga kepada masyarakat yang telah mempercayakan saya sebagai Pangulu,” ujar Kasno.

Kasno juga menyampaikan ucapan terimakasihnya secara khusus kepada seluruh keluarga dan tim pemenangannya yang telah bekerja keras meyakinkan seluruh warga sehingga dirinya terpilih untuk menjadi pemimpin di Nagori Maligas Bayu.

Kasno berharap, warga di Nagorinyà tetap bersatu dan bekerjasama untuk membangun Nagori lebih maju sesuai dengan visi dan misinya saat ķampanye. “Dan dengan di dukung dana desa yang akan dikelola dengan baik,” ujarnya.

Sementara, pelantikan Pangulu Nagori Tiga Bolon Kecamatan Sidamanik, Marisno Saragih Sitio, yang dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih mendapat kritikan.

Komisi I DPRD Kabupaten Simalungun telah mengambil kesimpulan dan merekomendasikan agar Panitia Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) membatalkan surat berita acara pemungutan serta perhitungan suara nomor 12/BA/Pan.Pilpanag/2019 tanggal 13 Juni 2019.

Ini termasuk berita acara pemungutan, perhitungan suara nomor 13/BA/Pan.Pilpanag/2019 tentang catatan pembukaan kotak suara, pengeluaran isi, identifikasi jenis dokumen untuk pelaksanaan pemungutan suara.

Selain itu, agar dilakukan penghitungan suara ulang Pilpanag Nagori Tiga Dolok Kecamatan Sidamanik pada kesempatan pertama. Dan berita acara perhitungan suara ulang menjadi dasar penetapan pangulu terpilih. Serta untuk menunda pelantikan Pangulu Nagori Tiga Bolon.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Simalungun, Sastra Joyo Sirait menuturkan, berdasarkan surat warga Nagori Tiga Bolon, Nomor : 001/TB/VII/2019 tanggal 29 Agustus 2019 terkait Pilpanag Nagori Tiga Bolon Kecamatan Sidamanik, pihaknya telah menerima delegasi masyarakat pada Kamis (1/8/2019).

“Kemudian mengambil kesimpulan untuk mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang Kepala Dinas PMPN Pemkab Simalungun, Camat Sidamanik. Kabag Hukum, Panitia Pilpanag Tiga Bolon, Panwas Pilpanag dan Maujana Nagori Tiga Bolon pada tanggal 7 Agustus 2019,” ungkap Sastra.

Untuk mengumpulkan data sebelum membuat rekomendasi, Komisi I masih membutuhkan RDP kembali dengan Kadis PMPN, Kabag Hukum, Camat Sidamanik, dengan menghadirkan kelima Calon Pangulu, Panitia Pilpanag, Panwas Pilpanag, Maujana dan Polres Simalungun pada tanggal 12 Agustus 2019.

“Setelah ditandatangani Ketua DPRD Simalungun, Johalim Purba, selanjutnya disampaikan pada Pemkab Simalungun pada tanggal 14 Agustus 2019 kemarin. Sampai saat ini Komisi I belum tahu alasan Bupati melantiknya,”  ucap Sastra.(AS)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*