Breaking News

Buntut Kecelakaan Transportasi Massal, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Didesak Mundur

Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610, Pemerintah Harus Bertanggungjawab

Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610, Buntut Kecelakaan Transportasi Massal, Pemerintah Harus Bertanggungjawab Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Didesak Mundur.

Pemerintah diminta bertanggung jawab dengan kembali terjadi kecelakaan dalam transportasi udara. Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Senin lalu, menuntut pertanggungjawaban dengan mendesak mundur Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dari jabatannya.

Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, atas peristiwa jatuhnya pesawat itu, seharusnya yang dilakukan pemerintah atau kementerian perhubungan yang pertama bukan menyalahkan pihak perusahaan Lion Air dengan membebastugas Direktur Teknis.

“Tetapi,  seharusnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengundurkan diri. Dia harusnya malu atas pesawat tragedi tersebut. Dia harus meniru pejabat negara atau setingkat menteri seperti  di negara Jepang, kalau terjadi tragedi kecelakaan mereka langsung mengundurkan diri karena punya rasa malu,” tutur Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Jumat (02/11/2018).

Namun, lanjut dia, oleh karena tidak punya rasa malu dan  tetap mempertahankan jabatan menteri perhubungan, akibatnya pemerintah tidak pernah menghormati para korban tragedi-tragedi transportasi pada era Menteri Perhubungannya Budi Karya Sumadi ini.

Uchok melanjutkan, bukan hanya tragedi jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 ini yang menjadi pertanggungjawaban yang harus memundurkan Menhub. Masih ingat, tragedi tenggelamnya Kapal Motor KM Sinar Bangun di Danau Toba yang diduga menyebabkan 193 orang hilang.

Kemudian, Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng Tujuan Tobelo, Halmahera Utara-Bitung, Sulawesi Utara. Dan  Ada juga KM Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dengan 12 orang meninggal.

Uchok menyampaikan, sudah sangat banyak korban atas tragedi di moda angkutan udara dan laut di era pemerintahan Jokowi ini. Dia dan Center For Budget Analysis (CBA) meminta kepada  Presiden Jokowi agar peka terhadap tragedi-tragedi itu.

“Kepekaan seorang Presiden itu terlihat ketika melakukan pemecatan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sebab, dia (Menhub) tidak mau secara jantan mengundurkan diri, tidak memiliki rasa malu dan tanggung jawab. Memecat Menhub dilakukan demi menghormati para korban yang sudah meninggal dunia,” ujar Uchok.

Sejak jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, sampai saat ini  belum ditemukan sebanyak 189 penumpang yang terdiri 2 pilot, 5 awak kabin, dan 181 orang dalam pesawat tersebut.

Malah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah membebastugaskan Muhammad Asif dari Direktur Teknis Lion Air karena persoalan itu.(JR)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*