Buntut Cium Bibir Pemain Timnas Perempuan, Presiden Federasi Sepakbola Spanyol Disuruh Mundur

Buntut Cium Bibir Pemain Timnas Perempuan, Presiden Federasi Sepakbola Spanyol Disuruh Mundur

- in DUNIA, OLAHRAGA
6288
0
Foto: Gelandang Timnas Putri Spanyol, Jennifer Hermoso (10) pada final Piala Dunia Wanita 2023 antara Spanyol vs Inggris di Stadion Australia di Sydney, Minggu 20 Agustus 2023. (STEVE CHRISTO/AFP)Foto: Gelandang Timnas Putri Spanyol, Jennifer Hermoso (10) pada final Piala Dunia Wanita 2023 antara Spanyol vs Inggris di Stadion Australia di Sydney, Minggu 20 Agustus 2023. (STEVE CHRISTO/AFP)

Buntut dari aksi cium bibir pemain Timnas Putri Spanyol, Jennifer Hermoso, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, didesak segera mundur.

Luis Rubiales, mencium bibir pemain Jenni Hermoso saat perayaan kemenangan Piala Dunia Wanita.

Aksi tersebut memicu kemarahan. Wakil perdana menteri kedua Spanyol meminta Luis Rubiales mengundurkan diri. Luis Rubiales kemudian meminta maaf.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (21/8/2023) saat Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, menyerahkan medali emas kepada tim Spanyol setelah mereka mengalahkan Inggris 1-0 di final, sehari sebelumnya.

“Tentu saja saya salah, saya harus mengakuinya,” kata Rubiales dalam sebuah pernyataan video yang dikirim oleh federasi, dilansir dari Reuters.

“Itu terjadi tanpa itikad buruk,” tambahnya.

Ketika tim mendarat di Madrid pada Senin malam setelah kemenangan mereka di Australia, Rubiales menolak untuk menjawab pertanyaan tentang insiden tersebut.

“Ini adalah waktu untuk menikmati dan merayakannya. Kami telah memenangkan Piala Dunia,” ujar Rubiales.

Setelah ciuman tersebut, Jennifer Hermoso mengatakan kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti bahwa ia tidak menyukainya, menurut rekaman video yang diunggah di Instagram dan YouTube oleh surat kabar El Mundo dan media lainnya.

Tapi dia kemudian mengomentari insiden tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita Spanyol, EFE oleh federasi.

“Itu adalah gerakan bersama yang benar-benar spontan yang dipicu oleh kegembiraan besar karena memenangkan Piala Dunia,” sebut pernyataan itu.

“Dia dan saya memiliki hubungan yang baik, perilakunya dengan kami semua selalu bernilai 10 (dari 10) dan ini adalah sikap yang wajar sebagai bentuk kasih sayang dan rasa terima kasih,” tambah pernyataan itu.

Rekaman video pasca pertandingan juga menggambarkan Rubiales mencium pipi pemain lain atau memeluk mereka saat menyerahkan medali.

Berdiri di samping Ratu Spanyol, Letizia, dan salah satu putrinya yang masih remaja di kursi stadion, Rubiales dengan antusias merayakan kemenangan tersebut, termasuk dengan memegang selangkangannya sambil menunjuk ke arah lapangan.

Isu gender merupakan topik yang kuat di Spanyol. Pemerintah yang dipimpin oleh Partai Sosialis telah melakukan serangkaian reformasi hukum seputar perubahan gender, aborsi dan pekerja seks.

Namun sebuah celah dalam undang-undangnya mengenai persetujuan seksual membuat para pemerkosa bisa bebas dari penjara, yang mengakibatkan kekalahan besar bagi partai Podemos yang berhaluan kiri, yang berada dalam koalisi Pemerintah, pada pemilu Juli lalu.

Memang, sejumlah menteri Pemerintah Spanyol mengecam tindakan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales yang mencium bibir pemain Timnas Spanyol, Jennifer Hermoso, di perayaan kemenangan Piala Dunia Wanita 2023.

Hermoso terdengar memberi tahu rekan satu timnya setelah itu di ruang ganti bahwa dia tidak menyukainya dalam video yang diunggah di Instagram dan YouTube oleh surat kabar El Mundo dan media lainnya.

Ciuman itu terjadi saat Rubiales membagikan medali emas kepada anggota tim menyusul kemenangan 1-0 mereka atas Inggris pada Minggu, 20 Agustus 2023.

Jennifer Hermoso kemudian mengecilkan insiden tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita Spanyol EFE oleh federasi.

“Itu adalah sikap timbal balik yang benar-benar spontan didorong oleh kegembiraan besar memenangi Piala Dunia,” kata pernyataan itu.

“Presiden dan saya memiliki hubungan yang hebat, perilakunya dengan kami semua selalu 10 (dari 10) dan ini adalah isyarat kasih sayang dan terima kasih yang alami.”

Ditanya lagi tentang insiden di stasiun Radio Spanyol COPE, dia berkata: “Saya berharap mereka menciptakan (kontroversi) yang melibatkan orang lain, saya seorang juara dunia dan itulah yang penting.”

Adapun Rubiales mengecam mereka yang mengajukan pertanyaan sebagai ‘idiot’.

“Ciuman dengan Jenni? Ada orang bodoh di mana-mana. Ketika dua orang memiliki momen kasih sayang yang tidak berarti lagi, Anda tidak bisa mendengarkan kebodohan. Kami adalah juaranya, itu saja,” katanya kepada Radio Marca.

Namun, para menteri kabinet dan sebagian media marah atas sikap itu. Penjabat Menteri Kebudayaan dan Olahraga Miquel Iceta mengatakan pada Senin di Radio RNE bahwa ciuman itu tidak dapat diterima, dan meminta Rubiales memberikan penjelasan dan permintaan maaf.

“Ciuman non-konsensual adalah sejenis kekerasan seksual yang dialami semua wanita setiap hari, yang sampai sekarang tidak terlihat, dan tidak dapat dinormalisasi,” kata penjabat Menteri Kesetaraan Gender, Irene Montero, di jejaring sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Penjabat Menteri Hak Sosial Ione Belarra, yang termasuk dalam partai Montero, bertanya “Jika mereka melakukan itu dengan disaksikan seluruh Spanyol, apa yang mungkin mereka lakukan secara pribadi?”

Sebuah kolom di koran terlaris Spanyol El Pais pada Senin pagi, 21 Agustus 2023, berjudul: “Jenni tidak menyukai ciuman itu dan kami juga tidak”—menggambarkannya sebagai “gangguan, pelanggaran privasi, agresi”.

Masalah gender adalah topik yang kuat di Spanyol. Pemerintah yang dipimpin partai sosialis telah memimpin serangkaian reformasi hukum seputar perubahan gender, aborsi, dan pekerja seks.

Tetapi celah dalam hukumnya seputar persetujuan seksual membuat pemerkosa keluar dari penjara, yang mengakibatkan kekalahan elektoral yang signifikan oleh partai Podemos, partai sayap kirinya Montero, dalam koalisi Pemerintah, dalam pemilihan Juli lalu.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Dukung Terwujudnya Ekonomi Hijau di Indonesia dengan ‘Green Democratic’ pada Pilkada Serentak 2024

Dalam waktu dekat Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan