BPKD Kota Pematangsiantar Kena OTT Ditreskrimsus Polda Sumut

BPKD Kota Pematangsiantar Kena OTT Ditreskrimsus Polda Sumut.
BPKD Kota Pematangsiantar Kena OTT Ditreskrimsus Polda Sumut.

Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar terkena masalah. Sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (11/12/2019) kantor ini terjaring Operasi Tangkap Tangan ( OTT) yang berhasil mengamankan 3 orang tersangka dan uang Rp186 juta serta 16 orang staf dari beberapa  bagian layanan korporasi, sekretariat serta kebendaharaan. Tampak ketiga ruangan tersebut disegel dengan pembatas  garis polisi.





Kabar OTT yang cepat menyebar dari mulut ke mulut dan semakin cepat menyebar dari media sosial para jurnalis itu, disebutkan OTT dilakukan Unit 4 Subdit III Tipikir Ditreskrimsus Polda Sumut,yang dilakukan berdasarkan laporan Informasi nomor R/246/VII/2019,tanggal 10 Juli 2019.

Hal ini kemudian ditindaklanjuti adanya Surat perintah Lidik Nomor:422 /VII/2019, tanggal 10 Juli 2019 dan surat perintah tugas nomor: 575/VII/2019, tanggal 10 Juli 2019.

Hingga,pada Kamis,(11/7/2019) sekitar pukul 17.00 Wib Tipikor Dari Polda Sumut ini meringsek masuk mendatangi kantor pengelola keuangan kota Pematangsiantar itu. Di kantor BPKD ini dilakukan OTT terhadap inisial EZ (bendahara pengeluaran), JN (Staf bidang pendapatan) dan TMDL (honorer BPKD).





Kasus ini disebut sebut diduga  akibat pemotongan insentif alias pungli atas pemberian insentif pemungutan pajak daerah milik anggota BPKD sebesar 15 persen dari uang yang diterima para pegawai pada triwulan II tahun 2019.

Para saksi yang berjumlah belasan ditambah 3 orang  tersangka itu, sekitar pukul 20.35 WIB di bawa dengan menaiki angkutan taksi Paradep jenis bus berwarna merah ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan.





Hamam Sholeh selaku Kabag Humas Pemko Pematangsiantar ketika dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon, tidak menjawab terkait kelanjutan  OTT tersebut. (AIS/TIM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*