Breaking News

BNN Provinsi Babel Hentikan Penyeludupan Narkoba, Sebanyak 6 Kilogram Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Diamankan

BNN Provinsi Babel Hentikan Penyeludupan Narkoba, Sebanyak 6 Kilogram Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Diamankan. BNN Provinsi Babel Hentikan Penyeludupan Narkoba, Sebanyak 6 Kilogram Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Diamankan.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung (BNNP Bangka Belitung) berhasil menggagalkan peredaran gelap sabu yang masuk ke wilayahnya.

Sebanyak 6 kilogram sabu, 4.787 butir ekstasi dan 31 butir happy five berhasil diamankan. Dari pengungkapan kasus tersebut tim BNNP Bangka Belitung mengamankan tiga orang pria berinisial HK (36), AV (23) dan AD (20).




Ksaubbag Humas BNN, Jeffry menuturkan, terungkapnya kasus ini berawal dari adanya informasi penyelundupan sabu dari Malaysia melalui Selat Panjang, Tembilahan, Jambi, Palembang kemudian menuju Bangka Belitung.

“Tim BNNP Bangka Belitung berhasil mengidentifikasi empat orang kurir yang menggunakan dua mobil dari arah Tembilahan menuju Kota Palembang. Bersama Polda Bangka Belitung, Bea Cukai Pangkalpinang, dan KSOP Cabang Muntok, tim gabungan melakukan pergerakan,” tutur Jeffry, Rabu (15/05/2019).

Dari hasil penyelidikan, diketahui hanya ada satu mobil yang akan menyebrang ke wilayah Bangka Belitung. Pengejaran dilakukan. Senin, 13 Mei 2019 pukul 00.30 WIB, Tim Gabungan mengamankan tiga orang tersangka di atas sebuah kapal saat hendak bersandar di Pelabuhan Muntok, Bangka Barat.




“Penggeledahan dilakukan, hingga akhirnya petugas menemukan satu tas besar di dalam sebuah mobil yang dikendarai ketiga tersangka. Di dalamnya berisi 6 kilogram sabu, 1.758 butir tablet ekstasi biru, 3029 butir tablet ekstasi hijau dan 31 butir happy five,” tutur Jeffry.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku telah tiga kali menyelundupkan sabu ke Bangka Belitung. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNNP Bangka Belitung guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*