BMI Siap Pasang Badan Hadapi Penyokong KLB dan Pemecah Belah Partai Demokrat

BMI Siap Pasang Badan Hadapi Penyokong KLB dan Pemecah Belah Partai Demokrat

- in DAERAH, NASIONAL, POLITIK
30
0
Penyokong KLB Terus Berulah, BMI Siap Pasang Badan Hadapi Pemecah Belah Partai Demokrat. - Foto: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi.(Ist)Penyokong KLB Terus Berulah, BMI Siap Pasang Badan Hadapi Pemecah Belah Partai Demokrat. - Foto: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi.(Ist)

Hembusan untuk melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) di Partai Demokrat masih terus terjadi. Sejumlah pendukung para kader partai berlambang mercy yang dipecat terus menghembuskan KLB itu. 

Bintang Muda Indonesia (BMI) menyatakan akan pasang badan untuk menghadapi kekuatan-kekuatan pemecah belah Partai Demokrat. Terutama, dari kubu yang menyatakan KLB. 

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI), Frakhan Evendi menyikapi munculnya para pencari kekuasaan yang hendak memecahbelah Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

‘Kami menilai, rencana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diusung oleh sejumlah kelompok mantan kader merupakan kegiatan inkonstitusional dan ilegal,” ujar Farkan Evendi, dalam keterangan persnya, yang diterima Jumat (05/03/2021). 

Menurut loyalis AHY ini,  dilanjutkan atau tidaknya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, tergantung siapa yang berada di belakangnya. 

“Jika gerakan ini berlanjut dan mendapatkan izin, maka hal itu mengonfirmasi pernyataan mereka, bahwa ada oknum yang berasal dari lingkaran kekuasaan telah memberi sokongan penuh pergerakan mereka,” tuturnya. 

Jadi, campur tangan pihak luar apalagi yang berada di lingkaran kekuasaan terhadap independensi partai politik, sama halnya ingin menghancurkan demokrasi. 

“Jika ada hal semacam itu, artinya dia tidak hanya sedang punya niat jahat terhadap Partai Demokrat. Tetapi juga merusak kehidupan demokrasi di Indonesia. Apa pun motifnya, campur tangan kekuasaan terhadap partai politik tidak dapat dibenarkan,” lanjutnya.

Penyokong KLB Terus Berulah, BMI Siap Pasang Badan Hadapi Pemecah Belah Partai Demokrat. - Foto: Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi.(Ist)
Penyokong KLB Terus Berulah, BMI Siap Pasang Badan Hadapi Pemecah Belah Partai Demokrat. – Foto: Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI), Farkhan Evendi.(Ist)

Dia menduga, dengan melihat betapa ngototnya para mantan kader Demokrat untuk menyelenggarakan KLB, telah memberi tanda bahwa pihak eksternal yang turut menyokong pergerakan mereka juga memiliki keinginan yang sama dengan mereka. 

“Artinya mereka dan tuannya, benar-benar mau main seenaknya sendiri, dengan menabrak berbagai aturan dan mengedepankan kekuasaan. Karena tidak tahan ingin meraih lebih dibanding apa yang pernah diberikan SBY,” ujar Farkhan. 

Menurutnya, penyokong gerakan KLB itu memang berniat menghancurkan Partai Demokrat. Farkhan Evendi menyampaikan, oknum-oknum ini akan terus berusaha merangsek masuk. 

“Bahkan, bisa jadi akan ada pola lama, di mana tiba-tiba bermunculan DPD dan DPC palsu. Jika benar seperti itu, maka saya tegaskan mereka salah alamat, karena lawan mereka adalah AHY dengan pasukannya yang sepenuhnya solid,” imbuhnya. 

Selain itu, Farkhan juga memastikan bahwa kader BMI, sebagai Organisasi Sayap (Orsap) Partai Demokrat, siap pasang badan, mengawal permainan kekuasaan yang mengarah pada upaya politik pecah belah. 

“Jangan coba-coba terhadap Partai Demokrat, tak ada partai besar yang memiliki figur besar dalam sejarah mudah ditaklukkan, malah kita lihat mereka  namanya hancur di hadapan sejarah,” tandasnya.(J-RO)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Mendadak Muncul Organisasi Hantu Bayaran Dukung KLB, Orsap KMD dan AMD Inkonstitusional di Demokrat

Telah dibaca: 32 Mendadak muncul lagi beberapa kubu