Bisa Jadi Tulang Punggung Demokrasi, Generasi Millennial Salah Satu Basis Massa Penentu Suksesnya Pilkada Serentak

Ketua Komunitas Milenial Simalungun, Jhon Mejer Purba dan kawan-kawannya bersama Tokoh Simalungun, Irjen Pol (Purn) Drs Maruli Wagner Damanik.
Ketua Komunitas Milenial Simalungun, Jhon Mejer Purba dan kawan-kawannya bersama Tokoh Simalungun, Irjen Pol (Purn) Drs Maruli Wagner Damanik.

Kaum muda atau yang saat ini disebut sebagai Generasi Millennial, masih jadi rebutan dalam kontestasi politik lokal dan nasional.

Posisi generasi milenial sangat diperhitungkan pada pilkada di berbagai daerah, yang pada tahun 2020 mendatang akan digelar lagi secara serentak di sejumlah daerah.

Ketua Komunitas Milenial Simalungun, Jhon Mejer Purba menyampaikan, peran kaum millennial di ruang politik sangat terbuka lebar.

“Generasi melineal adalah bagian dari penentu kemajuan dan keberhasilan demokrasi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tutur Jhon Mejer Purba dalam siaran persnya, Senin (11/11/2019).

Menurutnyas, ssatu hal penting yang kerap terjadi pada pelaksanaan Pilkada di daerah adalah perebutan kekuasaan  yang bisa mengarah kepada konflik horizontal. Karena itu, setiap orang, terutama generasi millennial harus mampu menjaga agar tidak terjadi konflik.

“Pilkada bisa melahirkan permusuhan atau bahkan bisa menimbulkan keributan. Keduanya mudah sekali terjadi. Ini yang harus dijaga agar kaum milenial tidak ikut terbelenggu,” ujarnya.

Menurut Jhon Mejer, di alam demokrasi seperti yang dilakukan Indonesia, dalam setiap konstestasi politik pasti ada kubu-kubu politik yang saling bersaing. Juga mendukung calon yang berbeda.

Karena itu, potensi konflik yang seperti itu harus mampu diantisipasi sejak awal. “Sekalipun, dalam politik tidak ada kawan maupun musuh abadi. Semua hal tadi bisa terjadi, tergantung permainan waktu dan kepentingan. Banyak politisi yang semula lawan menjadi kawan politik begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Pilkada Serentak akan diselenggarakan kembali pada tahun 2020 mendatang. Komisi Pemilihan Umum menyatakan Pilkada Serentak 2020 digelar di 270 daerah yang terdiri atas 9 provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten. Dimana Kabupaten Simalungun salah satu didalamnya.

Salah seorang tokoh Simalungun, Irjen Pol (Purn) Drs Maruli Wagner Damanik mengingatkan, para generasi millennial untuk tanggap dan mampu melakukan hal-hal strategis dalam kontestasi politik lokal.

“Tahun 2020 menjadi momentum politik yang membutuhkan peran generasi millennial yang cakap media, tanggap, dan kreatif. Langkah-langkah strategis generasi milenial dalam mengisi pesta demokrasi dapat dilakukan dengan beragam cara, misalnya mendorong gerakan antigolput atau kampanye hashtag yang positif demi pilkada berkualitas,” ujar Irjen Pol (Purn) Drs Maruli Wagner Damanik.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*