Breaking News

Bersaing Dengan Bupati Petahana, Pesepak Bola Hingga Petinggi Kejaksaan Agung, Aktivis Anti Politik Uang Dilirik Partai Nasdem, Swangro Lumbanbatu Paparkan Visi Misi Calon Bupati Samosir

Aktivis Swangro Lumbanbatu dalam pemaparan Visi Misi Sebagai Calon Bupati Samosir di Wisma Ompu Rimdo, Raniate, Samosir, pada Jumat 01 November 2019. Bersaing Dengan Bupati Petahana, Pesepak Bola Hingga Petinggi Kejaksaan Agung, Anti Politik Uang, Dilirik Partai Nasdem, Aktivis Samosir Swangro Lumbanbatu Paparkan Visi Misi Calon Bupati Samosir. Aktivis Swangro Lumbanbatu dalam pemaparan Visi Misi Sebagai Calon Bupati Samosir di Wisma Ompu Rimdo, Raniate, Samosir, pada Jumat 01 November 2019. Bersaing Dengan Bupati Petahana, Pesepak Bola Hingga Petinggi Kejaksaan Agung, Anti Politik Uang, Dilirik Partai Nasdem, Aktivis Samosir Swangro Lumbanbatu Paparkan Visi Misi Calon Bupati Samosir.

Bakal Calon Bupati Samosir Swangro Lumbanbatu memaparkan visi misinya di hadapan petinggi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Samosir. Aktivis Muda ini mendaftar maju sebagai Calon Bupati Samosir di Pulbub 2020.

Pemaparan visi misi dilangsungkan di Wisma Ompu Rimdo, Raniate, Samosir, pada Jumat 01 November 2019. Sebanyak 9 orang Bakal Calon Bupati Samosir yang mendaftar lewat Partai Nasdem mengikuti pemaparan. Mereka adalah aktivis muda Swangro Lumbanbatu, mantan pesepakblola Carlos Melgares Veron, Bupati Incumbent Rapidin Simbolon, Sarma Malau, Inspektur V Kejaksaan Agung Mangihut Sinaga, Marhulae Simbolon, Barrak Donggut Simbolon dan Vandiko T Gultom.

Panelis yang melakukan pengujian dalam pemaparan visi misi itu adalah Prof Dr Maidin Gultom, Drg Magdalena Sitinjak, Gurgur Manurung, Mangindar Simbolon dan Tiur Gultom.

Kelima penguji mengajukan pertanyaan dan saran yang membangun pada setiap visi dan misi para bakal calon bupati Samosir.

Sertiap kandidat diberi waktu 10 menit untuk menyampaikan visi dan misinya. Setelah itu, para penguji berkesempatan menanggapi dan mengajukan pertanyaan kepada para kandidat. 5 menit mengajukan pertanyaan, dan 5 menit menanggapi.

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Sumatera Utara berkesempatan mengajukan pertanyaan setelah seluruh penguji menyelesaikan tugasnya.

Bakal Calon Bupati Samosir Swangro Lumbanbatu memaparkan visi Terwujudnya Pembangunan Kabupaten Samosir Yang Berkelanjutan (Sustainable) dengan Konsep Marsiadapari atau Gotong Royong.

Dari visi itu, Swangro Lumbanbatu yang merupakan mantan Koordinator Wilayah I Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Korwil I PP GMKI) meliputi Sumatera Utara dan Nanggroe Atjeh Darussalam (NAD) ini mengatakan, program itu seperti yang sudah menjadi program umum masyarakat dunia, sebagaimana menjadi tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni Sustainable Development Goals (SDGs).

“Dari visi ini, saya turunkan menjadi 9 misi, untuk mencapai visi tersebut,”ujar Swangro Lumbanbatu.

Dari respon yang dilontarkan para penguji, pemaparan visi misi Swangro Lumbanbatu diacungi jempol. Terutama terkait implementasi dari konsep SDGs, yang diturunkan dalam pembangunan setiap sector pemerintahan.

Yang paling menarik bagi para penguji terutama sektor pendidikan, kesehatan dan perlindungan Tanah Adat di Kabupaten Samosir.

Para penguji juga menanggapi konsep pertanian dan pariwisata yang berkelanjutan. Dimana, kata berkelanjutan, memberikan titik berat pada semua sektor yang diangkat Bakal Calon Bupati swangro Lumbanbatu.

Para penguji juga menguliti konsep Perlindungan Tanah Adat yang disampaikan Swangro Lumbanbatu. Sebab, konsep itu sangat actual dan sangat dibutuhkan masyarakat.

“Perda Tanah Adat ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Samosir. Karena, seluruh tanah di Samosir merupakan Tanah Adat yang mesti diakui dan dilindungi keberadaanya,”tutur Swangro Lumbanbatu.

Para penguji juga menyarankan agar Perda Tanah Adat itu nantinya dibuat dengan melibatkan langsung masyarakat adat dan para stakeholder. Tujuannya, untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Kabupaten Samosir.

Semua visi dan misi itu, terukur. Sebagai bakal calon bupati Samosir, Swangro Lumbanbatu menyatakan, dirinya sangat siap dikritik, digeruduk bahkan diturunkan dari jabatan Bupati apabila terjadi kesalahan fatal dalam pemerintahannya, jika terpilih sebagai Bupati Samosir nantinya.

“Terutama dalam 3 tahun, jika semua visi dan misi ini tidak berjalan, saya siap didemo, dikritik keras. Bahkan jika sudah fatal, saya siap turun dari jabatan Bupati jika saya terpilih nantinya,”tutur Swangro Lumbanbatu.

Di sesi terakhir, pertanyaan diajukan oleh fungsionaris DPD Partai Nasdem. Alasan memilih perahu lewat Partai Nasdem menjadi penting. Dan, apa yang akan dilakukan nantinya, jika sudah terpilih sebagai Bupati dengan sebagai pengusung Partai Nasdem.

“Saya mendaftar lewat Partai Nasdem, karena partai ini dengan tegas menyampaikan mendukung para calon tanpa uang mahar. Kami, kaum muda, konsisten menolak dan melawan politik uang, sehingga Partai Nasdem adalah partai yang sejalan dan pas untuk didukung dan mendukung dalam Pilkada 2020, terutama untuk Kabupaten Samosir. Dengan begitu, kita akan memaksimalkan tim dari desa-desa, kecamatan dan kabupaten,”ujar Swangro Lumbanbatu.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*