Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia, BNN Apresiasi Kinerja Polres Jakbar

Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia, BNN Apresiasi Kinerja Polres Jakbar.
Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia, BNN Apresiasi Kinerja Polres Jakbar.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengapresiasi kinerja Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat (Polres Jakbar) karena dianggap berhasil mengungkap jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika Malaysia-Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Jakarta Barat setelah berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika seberat 30 kilogram sabu dari jaringan Malaysia-Indonesia.




Pengungkapan yang dirilis oleh Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (16/7/2019) tersebut mengamankan 4 orang tersangka berinisial HA, AR, PA, dan SB.

Apresiasi atas kinerja pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat ini bukanlah yang pertama disampaikan Sulistyo Pudjo Hartono.

Kepala Biro Humas dan Protokol tersebut sebelumnya juga pernah memberikan apresiasi atas prestasi Polres Metro Jakarta Barat mengungkap peredaran 130 kilogram sabu serta penggrebekan pabrik sabu di daerah Kalideres pada Juni lalu.




Pudjo menyampaikan, berbagai keberhasilan pengungkapan peredaran gelap narkotika adalah bentuk sinergitas aparat penegak hukum dalam mengatasi permasalahan narkotika di Indonesia.

“Kita mengapresiasi keberhasilan itu. Kita juga berharap berbagai keberhasilan Polres Metro Jakarta Barat ini akan menjadi teladan dan dorongan bagi Satker Polri lainnya dalam meningkatkan kinerja penegakan hukum, khususnya dalam peredaran gelap narkotika yang saat ini sangat mengkhawatirkan,” tutur Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (20/07/2019).

Terkait pengungkapan jaringan Narkotika  Malaysia-Indonesia, Kepala Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Arif Purnama Oktara mengatakan, keempat tersangkanya mengaku bukan kali pertama melakukan penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur pantai timur Provinsi Riau.




Menurutnya, ia dan timnya memburu komplotan tersangka tersebut sampai ke Siak, Kepulauan Riau.

Penangkapan para tersangka dan barang bukti pun diwarnai dengan proses kejar-kejaran dan petugas mengaku juga sempat melepaskan tembakan peringatan.

Arif dan timnya pun kemudian berhasil mengamankan para tersangka dan sejumlah barang bukti narkoba sebanyak 30 bungkus sabu yang disimpan di dashboard mobil.




Kasubbag Humas Polres Jakarta Barat, M Marbun mengatakan, para tersangka terancam hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda maksimal 10 miliar rupiah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan