Berharap Proses Pilpres Tidak Pecah Belah Bangsa, Ikatan Pesantren Jaga Kondusivitas

Berharap Proses Pilpres Tidak Pecah Belah Bangsa, Ikatan Pesantren Jaga Kondusivitas

- in DAERAH, NASIONAL, POLITIK
21
0
Berharap Proses Pilpres Tidak Pecah Belah Bangsa, Ikatan Pesantren Jaga Kondusivitas.

Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia Jawa Timur (DPW IPI Jatim) berharap berbagai atraksi politik dan jenis-jenis komunikasi politik yang terjadi di masyarakat menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tidak akan memecah-belah bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, pesantren pun berharap semua pihak menjaga kondusivitas hubungan dan komunikasi, termasuk proses-proses politik yang terjadi di Tanah Air.

Wakil Sekretaris DPW IPI Jatim, Adi menyampaikan, pihaknya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam di Jawa Timur, agar tidak terpecah belah dalam momen menjelang pesta demokrasi seperti Pilpres 2019.

“Berbagai ajang kampanye dan deklarasi juga turut disoroti agar nantinya tetap mampu menjaga kerukunan berbangsa dan bernegara,” ujar Adi, dalam siaran persnya, Sabtu (26/08/2018).

Dia menyampaikan, beragam jenis dan cara komunikasi politik serta bentuk-bentuk kampanye jelang pilpres yang bisa saja menyulut konflik,  seperti aksi deklarasi #2019gantiPresiden, namun hal itu hendaknya tidak mengoyak-koyak kerunan antar umat beragama.

“Umat Islam Jawa Timur tetap perlu menjaga silaturrahmi dan tidak terpecah belah karena beda pilihan politik ini, karena potensi rusaknya kerukunan akan tampak di depan mata,” ujarnya.

Segala bentuk deklarasi yang mengarah pada situasi kurang kondusif, lanjut dia, perlu disikapi dengan segera oleh aparat kemanan. Dia mengatakan, pihak kepolisian perlu memberikan perhatian khusus.

“Jangan sampai nantinya berpimplikasi pada renggangnya rasa persatuan dan kesatuan umat bangsa dalam bermasyarakat,” ujar Adi.

Dia menegaskan kembali, momentuk Pilpres 2019 nantinya sebagai pesta demokrasi, tidaklah harus dijadikan sebagai ajang gontok-gontokan.

“Beda pilihan politik ini jangan sampai memecah belah,” pungkasnya.(JR)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like