Belum Ada Berkas Perkara, Jaksa Agung Burhanuddin Dorong Kasus-Kasus Pelanggaran HAM Berat Segera Naik

Belum Ada Berkas Perkara, Jaksa Agung Burhanuddin Dorong Kasus-Kasus Pelanggaran HAM Berat Segera Naik

- in DAERAH, HUKUM, NASIONAL, PROFIL
21
0
Belum Ada Berkas Perkara, Jaksa Agung Burhanuddin Dorong Kasus-Kasus Pelanggaran HAM Berat Segera Naik. - Foto: Prof Dr ST Burhanuddin, Jaksa Agung Republik Indonesia.(Net)Belum Ada Berkas Perkara, Jaksa Agung Burhanuddin Dorong Kasus-Kasus Pelanggaran HAM Berat Segera Naik. - Foto: Prof Dr ST Burhanuddin, Jaksa Agung Republik Indonesia.(Net)

Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr ST Burhanuddin menyebut, sampai saat ini belum ada satu pun penyelidikan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang sudah jadi berkas perkara. 

Karena itu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) ini mendorong Korps Adhyaksa yang dipimpinnya untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dan progresif untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM berat. 

“Masih dilakukan gelar perkara. Belum, belum ada yang mana jadi perkara,” tutur Prof Burhanuddin, Selasa (23/11/2021). 

Burhanuddin juga belum bisa menyebut kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang mana saja yang akan segera diproses. 

“Kita dorong untuk naik ya,” ujarnya. 

Sebelumna, untuk memecahkan kebuntuan pola penanganan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat atau Pelanggaran HAM Berat, Jaksa Agung Republik Indonesia Prof Dr ST Burhanuddin memerintahkan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono, agar segera mengambil langkah strategis dan progresif  menyelesaikan dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia atau Pelanggaran HAM Berat masa kini.  

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, lewat siaran pers yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum), Leonard Eben Ezer Simanjuntak, pada Sabtu malam, (20/11/2021). 

Dalam rangka penuntasan perkara Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang Berat, Jaksa Agung Republik Indonesia memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, untuk segera mengambil langkah-langkah strategis percepatan penuntasan penyelesaian dugaan perkara HAM yang Berat masa kini, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak. 

Mantan Wakajati Papua Barat ini melanjutkan, Jaksa Agung menilai, perlu diambil terobosan progresif untuk membuka kebuntuan pola penanganan akibat perbedaan persepsi antara Penyidik HAM dengan Penyelidik Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 

“Dan Jaksa Agung mengharapkan, dalam waktu dekat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dapat mengambil langkah yang tepat dan terukur terkait beberapa dugaan pelanggaran HAM yang Berat,” tandas Leonard.(J-RO) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Segera Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat, Jaksa Agung Burhanuddin Perintahkan Jampidsus Ambil Langkah Strategis dan Progresif

Untuk memecahkan kebuntuan pola penanganan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi