Bawa Sabu 1,5 Kilogram Dari Malaysia, Seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal Ditangkap Polisi Setibanya di Batam

Bawa Sabu 1,5 Kilogram Dari Malaysia, Seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal Ditangkap Polisi Setibanya di Batam.
Bawa Sabu 1,5 Kilogram Dari Malaysia, Seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal Ditangkap Polisi Setibanya di Batam.

Seorang Pekerja Migran Indonesia Ilegal membawa narkotika jenis sabu sebanyak 1,5 kilogram dari Malaysia menuju Batam, Kepulauan Riau ((Kepri).

Pria berinisial T itu baru saja tiba di Batam ketika anggota Polisi dari Reserse Narkoba Polda Kepri langsung menciduknya. Pria ini diduga sebagai bagian jaringan peredaran narkotikan jenis sabu internasional Malaysia-Indonesia.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga mengungkapkan, pihaknya memperoleh informasi bahwa ada seorang Pekerja Migran Indonesia illegal yang baru tiba dari Malaysia membawa narkoba jenis sabu.

Mendapat informasi itu, lanjut Kombes Pol Drs S Erlangga , tim bergerak menuju Pantai Terih, Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Dan pada pukul 00.15 WIB, Kamis (14/11/2019), dilakukan penangkapan terhadap pria berinisial T itu.

“Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 1,5 kilogram. Dan dari hasil interogasi diketahui barang haram tersebut diberikan oleh seseorang laki-laki  berinisial BT yang berada di Malaysia untuk dibawa ke Kota Batam. BT merupakan buronan atau dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Kombes Pol Drs S Erlangga.

Kini, Tim Ditresnarkoba Polda Kepri terus melakukan pengembangan dan mendalami jaringan pelaku.

Barang bukti yang diamankan dari inisial T adalah narkotika jenis Sabu dengan berat sekitar 1,5 kilogram.

Dengan rincian, sabu seberat 968 gram dibungkus dengan plastik teh cina bertuliskan Guanyinwang. Dan Narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening seberat 521 gram. Juga disita 1 unit HP merek Nokia 106 warna hitam, serta 1 lembar KTP milik inisial T itu.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*