Banyak Bantuan Pemerintah Di Masa Pandemi Covid-19 Tidak Sesuai, Di Rokan Hilir Ada Warga Yang Happy, Dan Ada Yang Kesal

Banyak Bantuan Pemerintah Di Masa Pandemi Covid-19 Tidak Sesuai, Di Rokan Hilir Ada Warga Yang Happy, Dan Ada Yang Kesal

- in DAERAH, NASIONAL
28
0
Foto: Suasana Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap Satu di Kantor Pos Bagan Sinembah, Kota Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (27/05/2020). (dok. Jhonny/Sinar Keadilan.com)Foto: Suasana Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap Satu di Kantor Pos Bagan Sinembah, Kota Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (27/05/2020). (dok. Jhonny/Sinar Keadilan.com)

Rokan Hilir, Sinar Keadilan.com – Bermacam-macam respon dan ungkapan warga terkait bantuan-bantuan yang dilakukan pemerintah di masa pandemi Virus Corona atau Covid-19. Ada yang happy atau girang, dan ada juga yang tak happy atau kesal.

Seperti pengakuan warga di daerah Rokan Hilir, Riau. Kepada Sinar Keadilan.com, warga mengungkapkan perasaannya.

Pratala, warga Desa Glora Paket B, RT 04/RW 02, Rokan Hilir, Riau, mengaku happy karena mendapat bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah. Bagi Pratala, tak peduli apa nama dan jenis bantuan yang sampai ke tangannya, yang pasti cukup girang bisa memperolehnya di masa Covid-19 ini.

“Saya berterimakasih kepada Pemerintah yang telah membantu saya,”tutur Pratala, saat bertemu Sinar Keadilan.com, Rabu (27/05/2020).

Pratala mengaku, sudah dua kali mendapat bantuan. Sebelumnya, dia memperoleh bantuan sosial dari Pemerintahan Desanya. Meskipun dirinya tidak mengetahui jenis bantuan dan peruntukannya, yang penting dirinya mendapatkan. “Enggak tahu. Ya saya dapat bantuan, disyukuri aja,” ujarnya.

Berbeda lagi dengan Hotman Brutu. Warga Jalan Lancang Kuning, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah. Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau ini merasa tidak happy dengan bantuan yang ada.

Kepada Sinar Keadilan.com, Hotman Brutu mengaku, di kelurahan tempat tinggalnya hanya sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) yang mendapat Bantuan Bahan Pokok dari Kelurahan.

Padahal, adanya 140 KK warga di kelurahannya yang seharusnya mendapat bantuan itu. “Dari 140, cuma 33 yang dapat dari Kelurahan. Bantuannya  terdiri dari beras 10 kilogram, minyak goreng 1 liter, telor 1 papan dan gula 1 kilogram. Itulah dibagi tiga,” ungkap Hotman Brutu.

Hotman Brutu yang sehari-hari membuka usaha tambal ban dan warung kopi kecil mengaku tidak happy. Dia mengaku kesal dan mengeluhkan bansos yang diterimanya, karena tidak sesuai peruntukannya.

“Itulah yang dapat awak. Cuma dua kilo setengah. Itu pun dari kawan sayanya dapatnya,” ujarnya.

Lurah Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Riwansyah mengatakan, pihaknya telah menyalurkan Bantuan Sosial berupa paket bahan pokok dari Pemerintah Daerah. Ada sebanyak 1.269 KK yang dibagikan. Jumlah itu tersebar di 45 Rukun Tetangga (RT).

Bantuan Sosial Paket Bahan Pokok tersebut berupa, beras 10 kilogram, gula 1 kilogram, telur 1 papan dan mie instan 1 kardus.

Untuk kriteria penerima bansos itu, lanjut Riwansyah, dilakukan seleksi data warga berdasarkan jenis pekerjaan yang terdampak Covid-19.

“Kami mengutamakan warga yang tergolong berpenghasilan rendah. Seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) dan tukang becak. Terutama mereka yang terdampak Covid-19 secara ekonomi. Mereka yang kita prioritaskan untuk memperoleh bantuan,” ujar Riwansyah.

Untuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau, belum ada warga yang dilaporkan positif terjangkit virus Covid-19. Bahkan, Gubernur Riau, Syamsuar menyebut Kabupaten Rokan Hilir masih dalam status Zona Hijau. (JM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Awasi Karantina Untuk Pastikan Pasien Covid-19 Diisolasi di Rumah Sakit, Kapolsek Bagan Sinembah Serukan Tetap Taati Protokoler Kesehatan

Telah dibaca: 234 Bagan Sinembah, Rokan Hilir, Sinarkeadilan.com