Bantah Intervensi Proses Hukum Penangkapan Kapal, Bakamla Hanya Monitoring Proses Penyidikan

Bantah Intervensi Proses Hukum Penangkapan Kapal, Bakamla Hanya Monitoring Proses Penyidikan.

Kepala Humas Badan Keamanan Laut (Bakamla) Letkol Mardiono menampik bahwa pihaknya melakukan intervensi proses penyidikan kasus ini di Bareskrim Polri. Menurut dia, proses penyidikan adalah ranah Polisi, bukan ranah Bakamla.

“Bakamla tidak punya wewenang untuk proses penyidikan di Bareskrim. Bakamla sudah menyerahkan prosesnya ke penyidik. Selanjutnya, penyidik yang melakukan proses,” tutur Letkol Bakamla Mardiono, Kamis (13/12/2018).

Sejauh ini, Bakamla pun mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan Mabes Polri. Letkol Mardiono mengatakan, intervensi proses penyidikan tidak bisa dilakukan Bakamla. Dia berharap, penyidik Polri bekerja profesional dalam mengusut kasus ini.

“Kasusnya sudah diserahkan ke Bareskrim. Yang jelas, Bakamla tidak melakukan intervensi, karena sudah diserahkan ke Bareskrim. Untuk proses selanjutnya, itu di Bareskrim,” ujarnya.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Fadil Imran mengiyakan bahwa belum lama ini, proses penyidikan sudah digeser dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri.

“Kasus itu sudah dilimpahkan ke Eksus (Ekonomi Khusus),” tutur Brigjen Pol M Fadil Imran.

Selanjutnya, proses penyidikan di bawah koordinasi Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus). “Selanjutnya, perkara ini ke Direktorat Tipideksus saja dikonfirmasi, Mas,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadir Tipideksus) Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengakui, pihaknya menerima pelimpahan berkas dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Mabes Polri untuk ditindaklanjuti.

Saat ini, menurut Wadir Tipideksus, penyidik tengah melengkapi berkas. “Sudah dilengkapi berkas penyidikannya,” ujarnya.

Selain itu, penyidik juga sudah melakukan pengecekan ke lapangan. “Dan sudah mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara),” katanya.

Wadir Tipideksus tidak yakin kalau proses pemindahan penanganan kasus ini dari Dirtipidter ke Dirtipideksus Bareskrim Mabes Polri akibat adanya intervensi yang dilakukan Kabakamla. “Enggak mungkinlah Pak Kabareskrim diintervensi,” ujar Daniel.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*