Banjir Bandang dan Tanah Longsor Menerjang Bengkulu, Keluarga Besar Kejaksaan Turunkan Bantuan Kemanusiaan

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Menerjang Bengkulu, Keluarga Besar Kejaksaan Turunkan Bantuan Kemanusiaan.

Keluarga Besar Kejaksaan yang terdiri dari Kejaksaan Agung, Ikatan Adhiyaksa Darmakarini (IAD) Pusat dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu menurunkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana banjir bandang dan korban longsor yang menerjang wilayah Provinsi Bengkulu.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menyampaikan, sebagai wujud kepedulian bagi kemanusiaan, terutama bagi korban banjir bandang dan longsor yang menimpa warga masyarakat di Bengkulu, maka keluarga besar kejaksaan menurunkan bantuan kemanusiaan.

“Bantuan kemanusiaan itu diperuntukkan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yg melanda beberapa wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu,” tutur Mukri, dalam siaran pers yang diterima, Minggu (05/05/2019).

Dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) Pusat dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu telah menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada para korban di Desa Abu Salim, Desa Sunda Kelapa, Desa Pagar Dewa dan Desa Kembang Ayun, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Jum’at (03/05/2019).

Bantuan kemanusiaan sebanyak 3 truk berupa bahan pokok, kebutuhan penunjang pendidikan dan rumah ibadah ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum IAD Pusat, Ny Ros Ellyana Prasetyo dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Amandra Syah Arwan. Penyerahan bantuan kemanusiaan disaksikan Bupati dan Kapolres Bengkulu Tengah.

Hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah Bengkulu sejak Jumat (26/04/2019) sore hingga Sabtu (27/04/2019) pagi, telah mengakibatkan sungai-sungai meluap sehingga menimbulkan banjir bandang dan tanah longsor di beberapa tempat di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*