Badan Pengawas KPK Berpotensi Bocorkan Informasi. Abdullah Hehamahua: Tak Perlu itu!

Badan Pengawas KPK Berpotensi Bocorkan Informasi. Abdullah Hehamahua: Tak Perlu itu!

- in HUKUM
527
0
Tak Perlu Ada Badan Pengawas KPK.

Rencana pembentukan Badan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kontra produktif dengan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Pembahasan Rancangan Undang Undang KPK yang mendorong dibuatkannya Badan Pengawas KPK itu dinilai tidak perlu dilakukan.

Mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua menyatakan tidak sependapat dengan adanya pembentukan tersebut. Hal ini dikarenakan sangat berpengaruh terhadap penyadapan yang dilakukan oleh KPK.

“Kalau penyadapan dilakukan dengan izin Badan Pengawas, memang ada potensi kebocoran informasi. Jadi, ya tak perlulah itu,” kata Abdullah di Jakarta, Selasa (02/02/2016).

Apalagi, lanjut dia, jika pembentukan Badan Pengawas itu dilakukan oleh pemerintah tidak melalui Panitia Seleksi (Pansel) maka akan semakin tidak jelas arah pemberantasan korupsi di Indonesia. Semua rencana itu, lanjut dia, dapat mempengaruhi penindakan KPK baik dalam kegiatan penyadapan maupun OTT (Operasi Tangkap Tangan).

“Dengan anggota Badan Pengawas ditetapkan oleh Presiden, maka kemungkinan anggota DPR dapat memperoleh informasi dari anggota Badan Pengawas sehingga bisa terjadi penghilangan alat bukti yang akibatnya anggota DPR terkait dapat lolos dari penjaringan KPK,” ujarnya.

Lanjutnya, bukan berarti kita harus antipati dengan adanya Badan Pengawas KPK. Namun seharusnya perekrutan Badan Pengawas baiknya berasal dari internal KPK. “Mengapa KPK tidak bisa mengangkat penyidik sendiri? sesuai dengan peraturan pemerintah tentang KUHAP, KPK berwenang mengangkat penyidiknya sendiri,” pungkasnya.(Rich)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kunker Virtual, Jaksa Agung Burhanuddin Ingatkan Jajarannya Tingkatkan Profesionalitas dan Optimalkan Publikasi Kinerja

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, mengingatkan kepada