Breaking News

APKLI Serahkan Bea Siswa Bagi Anak-Anak Korban Gempa Lombok

APKLI Serahkan Bea Siswa Bagi Anak-Anak Korban Gempa Lombok.

Pasca dihajar gempa bumi berkali-kali, pendidikan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut remuk.

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menyebutkan anak-anak sekolah membutuhkan bantuan berupa bea siswa untuk pendidikan.

Ketua Umum DPP APKLI Ali Mahsun menyatakan,  anak-anak yang menjadi korban gempa Lombok, NTB mengalami nasib dan masa depan yang terganggu.

“Mereka adalah tanggungjawab kita semua, bukan hanya kewajiban Pemerintah RI sebagaimana amanah Pembukaan UUD 1945. APKLI berkewajiban membantu mereka untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik,” tutur Ali Mahsun, di Jakarta, Kamis (30/08/2018).

Oleh karena itu, dia menerangkan, pada saat kunjungan ke Lombok, disamping melihat dan mendengarkan langsung penderitaan korban gempa, APKLI menyerahkan Beasiswa Anak PKL Indonesia APKLI kepada 4 anak yatim piatu Desa Gumantar, Lombok Utara, yang kehilangan kedua orang tua akibat gempa.

“Selain itu juga diberikan bantuan beras, mie instan, air mineral, tenda, sabun dan perlengkapan mandi,” ujar Ali Mahsun.

Ali mengatakan, Beasiswa Anak PKL Indonesia dilucurkan APKLI di Depan Kantor Gubernur NTB pada Juni 2013, lima tahun yang lalu.

“Salah satunya diperuntukkan bagi mereka, anak-anak korban gempa Lombok NTB. Mereka harus sekolah setinggi-tingginya dan harus dipastikan hak asuh mereka karena kedua orang tuanya jadi korban gempa Lombok NTB. Bagi siapa saja yang ingin mengulurkan tangan untuk membantu mereka bisa komunikasi dan kordinasi dengan APKLI,” pungkas Ali.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*