Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Yang Dituduh Sebagai Pemerkosa Siap Hadapi Proses Hukum

Amel Empat Kali Diperkosa Bossnya Yang Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan, Mau Yang Kelima Melawan.

Kepala Biro Humas BPJS Ketenagakerjaan, Utoh Banjarsyah mengatakan, memang benar Amel pernah melaporkan ke Guntur Wijaksono sebagai Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan, namun laporannya bukan soal pelecehan seksual, tetapi atas tindakan SAB melempar gelas terhadapnya Amel.

“Konon Amel dilempar gelar plastik oleh SAB karena ketika SAB akan keluar negeri, pengurusan paspornya belum beres,” kata Utoh.

Dia melanjutkan, permasalahan antara Amel dan SAB merupakan permasalahan pribadi antara keduanya. Dan permasalahan itu telah dilaporkan secara resmi ke Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) oleh Amel.

“Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan juga telah menerima tembusan surat tersebut,” kata  Utoh.

Menurut Utoh, atas dasar tembusan surat aduan tersebut, Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi secara formal dengan DJSN.

Utoh mengatakan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sesuai dengan kewenangannya, tentunya akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang diatur dalam PP 88 tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Ia mengatakan, proses penanganan yang dilakukan DJSN tidak mempengaruhi operasional dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Utoh, insan BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menjunjung tinggi, menjaga dan mengamalkan nilai-nilai budaya institusi yang menjadi landasan dalam melakukan setiap aktivitas baik di dalam maupun di luar institusi.

“Kami meminta semua pihak menghormati proses yang sedang berjalan, dan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” kata dia.

Anggota DewasBPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin (SAB) mengaku siap menghadapi jalur hukum atas tuduhan dari seorang perempuan, Rizky Amelia, berusia 27 tahun, mantan stafnya itu, yang mengaku telah mengalami kejahatan seksual berupa pemerkosaan dan pelecehan oleh SAB. “Terima kasih dik. Kita tunggu saja di ranah hukum,” jawab SAB via WhatsApp ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/12) malam. Ketika ditanya, apakah akan melaporkan Amel ke polisi, SAB hanya menjawab,”Lihat saja nanti”.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan