Breaking News

Anggaran Pertanian Minim, Petani Bawang Merah Di NTB Protes Bupati

Anggaran Pertanian Minim, Petani Bawang Merah Di NTB Protes Bupati. Anggaran Pertanian Minim, Petani Bawang Merah Di NTB Protes Bupati.

Petani Bawang Merah di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) protes dengan minimnya anggaran di sektor pertanian.

Ketua Umum Federasi Mahasiswa Muslimin Indonesia Wilayah NTB (PW Femmi) Adi Maulana mempertanyakan kepedulian Bupati Bima terhadap petani bawang merah di NTB.





“Sederhana saja melihat melihat bupati Bima apakah Pro Petani? Khususnya petani bawang merah di Belo, Sape dan daerah lainnya? Selama dia memimpin apakah anggaran di sektor  pertanian naik?  Belum lagi pupuk subsidi yang harganya non subsidi dan harga obat-obatan yang sangat tinggi,” ujar Adi Maulana, Sabtu (22/06/2019).

Dia menegaskan, petani bawang merah, jagung dan lainnya adalah nadinya roda ekonomi di Bima. Sebab tidak ada sektor lain yang menjadi pemasukan daerah selain pajak bumi dan bangunan. Dari Pajak Bumi dan Bangunan, menyumbang Rp 115 Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tidak ada pariwisata yang dikelola, industri kreatif pun sangat minim,” ujarnya.





Adi menegaskan, jika harga bawang merah turun drastis dan harga obatnya sangat tinggi, maka daya beli petani bawang merah akan turun drastis juga. Bahkan, kata dia, roda ekonomi di Bima sebesar 60% akan stagnan.

Dia menegaskan, DPRD Kabupaten Bima dan Bupati harus peduli dengan nasib petani di sana. Kepedulian itu bisa dilihat dengan membuat Peraturan Daerah (Perda) dan kebijakan mereka yang memihak petani.

“Juga, anggaran bantuan bibit bawang merah dari pemerintah pusat sebanyak Rp 46 miliar harus memberi dampak bagi sektor pertanian bawang merah,” ujar Adi.





Dia mengatakan, para petani bawang merah menuntut perhatian khusus pemerintah Daerah, karena sektor ini merupakan unggulan. Perhatian dan pembinaan yang baik dari pemerintah dan Negara kepada petani bawang merah harus segera diwujudkan.

“Kami juga berharap agar DPRD Kabupaten Bima yang  sudah terpilih mereka punya kesadaran membagun daerah dan pro rakyat,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*