Amankan Proyek-Proyek Strategis Nasional, Jaksa Agung Burhanuddin Teken MoU Dengan Mendagri Tito Karnavian

Amankan Proyek-Proyek Strategis Nasional, Jaksa Agung Burhanuddin Teken MoU Dengan Mendagri Tito Karnavian. – Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia Dr ST Burhanuddin dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian teken Kerjasama, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/08/2020). (Ist)
Amankan Proyek-Proyek Strategis Nasional, Jaksa Agung Burhanuddin Teken MoU Dengan Mendagri Tito Karnavian. – Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia Dr ST Burhanuddin dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian teken Kerjasama, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/08/2020). (Ist)

Kejaksaan Agung meneken Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Dalam Negeri, yang salah satu poinnya untuk pengamanan proyek-proyek strategis nasional.

Acara Penandatangan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama itu sebagai bentuk kesadaran dan pemahaman jalinan kerjasama sinergis, kolaboratif dan lintas sektoral. Demi mewujudkan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak secara lebih optimal, efektif dan efisien.

Nota Kesepahaman itu ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia Dr ST Burhanuddin dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/08/2020).

Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan, ada enam poin yang menjadi perhatian secara teknis, sinergitas dan hubungan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak.

Pertama, penerangan dan penyuluhan hukum. Melalui kerja sama ini, diharapkan upaya edukasi atau informasi terkait penegakan hukum sebagai langkah pencegahan (preventif) yang dilakukan oleh Kejaksaan dapat lebih diintensifkan.

Kedua, pengamanan pembangunan proyek-proyek strategis, penelusuran atau pelacakan aset, serta percepatan percepatan investasi,” ujar Burhanuddin.

Kerja sama ini akan fokus pada pencegahan dalam mengamankan pembangunan proyek strategis di lingkungan Kemendagri, sehingga dapat berlangsung dengan baik, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat kuantitas, tepat anggaran dan tepat guna.

Lalu, upaya optimalisasi penelusuran aset tindak pidana dalam rangka pemulihan kerugian negara dan upaya yang dapat mendukung percepatan investasi.

Amankan Proyek-Proyek Strategis Nasional, Jaksa Agung Burhanuddin Teken MoU Dengan Mendagri Tito Karnavian. – Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia Dr ST Burhanuddin dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian teken Kerjasama, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/08/2020). (Ist)
Amankan Proyek-Proyek Strategis Nasional, Jaksa Agung Burhanuddin Teken MoU Dengan Mendagri Tito Karnavian. – Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia Dr ST Burhanuddin dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian teken Kerjasama, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/08/2020). (Ist)

Ketiga, penanganan masalah perdata dan tata usaha negara (Datun), yang meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum, penegakan hukum serta tindakan hukum lainnya.

“Jaksa Pengacara Negara (JPN) siap memberikan jasa bantuan hukum, pertimbangan hukum, penegakan hukum dan tindakan hukum lain, baik di dalam maupun di luar pengadilan, terkait berbagai masalah hukum di Bidang Datun yang dihadapi oleh Kementerian Dalam Negeri,” kata Burhanuddin.

Keempat, optimalisasi kegiatan pemulihan aset. Melalui kerja sama ini diharapkan akan ada upaya sinergis dalam rangka penyelamatan, pengamanan dan penata ulang pemanfaatan aset-aset Kementerian Dalam Negeri.

Kelima, koordinasi terkait pelaksanaan tugas, fungsi dan program lainnya sesuai kesepakatan masing-masing lembaga.

Keenam, kerja sama terkait pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Burhanuddin melanjutkan, penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan momentum yang strategis sebagai wujud konkrit keterpaduan antara Aparat Penegak Hukum (APH) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

“Sehingga diharapkan terbangun sinergi yang mendukung kepentingan penegakan hukum,” ujar Burhanuddin.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan