Aksi Indonesia Sehat Dari Covid-19, GAMKI Juga Buka Layanan Konseling

Aksi Indonesia Sehat Dari Covid-19, GAMKI Juga Buka Layanan Konseling.
Aksi Indonesia Sehat Dari Covid-19, GAMKI Juga Buka Layanan Konseling.

Pandemi Virus Corona atau Covid-19 belum surut. Semua sektor kehidupan masyarakat Indonesia terkena imbasnya. Di desa maupun di perkotaan, tak mampu menghindari dampak buruk dari pandemi Covid-19.

Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Sekum DPP GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat menyampaikan, wabah Covid-19 yang sudah berlangsung beberapa bulan ini telah berdampak buruk bagi kesehatan, kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat dunia, termasuk di Indonesia.

“Masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ada pekerja yang dirumahkan bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” ujar Sahat Martin Pilip Sinurat, dalam siaran persnya, Minggu (17/05/2020).

Tidak hanya di kota, lanjutnya, masyarakat di desa juga merasakan dampak buruk Covid-19. Aktivitas fisik yang minim selama pandemic Covid-19  telah mengurangi interaksi sosial manusia.

Karena beberapa persoalan ini, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) meluncurkan empat aksi solidaritas untuk Indonesia Sehat Dari Covid-19.

“GAMKI meluncurkan empat aksi solidaritas, yakni pembagian sembako, dapur umum, layanan konseling, dan pembentukan relawan pemuda untuk desa siaga Covid-19. Keempat aksi ini rencananya akan dijalankan di pusat hingga ke daerah,” urainya.

Menurut Sahat, saat ini masyarakat Indonesia berada di dalam tahapan reposisi. Yaitu kondisi dimana masyarakat kembali menjalankan aktivitas, namun dengan tetap ketat menjaga protokol kesehatan.

“Kita akan mulai masuk ke dalam fase new normal. Aktivitas kembali berjalan, namun harus disiplin melakukan protokol kesehatan. Keempat aksi solidaritas ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk secara perlahan-lahan bisa menjalankan aktivitasnya kembali,” terangnya.

Sebelumnya, dikatakan Sahat, GAMKI bersama Corona Crisis Center Pemuda Indonesia (CCCPI) telah menyelenggarakan Dapur Umum, untuk mengurangi beban masyarakat.

“Kemarin, Dapur Umum GAMKI bekerjasama dengan Corona Crisis Center Pemuda Indonesia (CCCPI) telah mulai berjalan. Hari ini, Layanan Konseling telah berjalan dan akan rutin setiap minggu. Kita harus optimis Indonesia sehat dan mampu bertahan selama Pandemi Covid-19,” ujar Sahat.

Terpisah, Koordinator Program Layanan Konseling GAMKI, Theo Surbakti menjelaskan alasan dilakukannya program Layanan Konseling terhadap warga terdampak Covid-19.

“Permasalahan multidimensional yang timbul selama penyebaran Covid-19 menyebabkan orang-orang menjadi stres dan cenderung mengurung dirinya. Ada banyak orang yang memiliki kerinduan untuk saling berkumpul, beribadah, ataupun berbagi permasalahan pribadinya di masa isolasi ini,” jelas Theo.

Layanan Konseling secara online mulai dilaksanakan pada hari Sabtu (16/5/2020) dengan konselor adalah Pendeta Dr Andriyas Tuhenay, M.Th dan dimoderatori oleh Anasthasya Fielia yang merupakan mahasiswa Magister Profesi Psikologi Unika Soegijapranata.

Layanan konseling ini akan rutin dilakukan setidaknya seminggu sekali, dan dapat diikuti oleh siapa saja. Para Pendeta dari berbagai gereja maupun Psikolog akan hadir secara sukarela untuk membantu warga yang membutuhkan.

Dalam konseling kelompok ini, lanjut Theo Surbakti yang juga Ketua DPP GAMKI Bidang Inovasi dan Transformasi Digital ini, semua orang akan dapat saling belajar.

“Sehingga kita semua bisa saling menguatkan. Konseling bukan hanya untuk orang yang sedang lemah, tapi juga untuk orang kuat yang sadar akan kondisi psikologisnya agar tetap optimal. Kita semua sama-sama sedang menghadapi pandemi ini, maka kita harus bisa saling memotivasi dan menguatkan,” tandas Theo.

Dia menambahkan, selama masa pandemi Covid-19, GAMKI hadir melalui Program Empat Aksi Solidaritas GAMKI untuk Indonesia Sehat dari Covid-19.

Selain Layanan Konseling, GAMKI juga membentuk Dapur Umum yang menyediakan makanan bersih dan sehat untuk masyarakat kurang mampu. Serta melakukan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan.

“GAMKI juga membentuk Relawan Pemuda Untuk Desa Siaga Covid-19, yang bertujuan memberikan layanan pengaduan dan edukasi tentang pencegahan Covid-19, serta membantu ketahanan pangan di tengah masyarakat desa,” pungkasnya.(JR)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan