Breaking News

Gagal Mendulang Suara Millenial di Pemilu 2019, Akar Muda Beringin Desak Evaluasi Total Partai Golkar Jakarta

Di Pemilu 2019, Kaum Muda Kabur Dari Golkar

Kaum Muda Kabur Dari Golkar di Pemilu 2019, Akar Muda Beringin Desak Evaluasi Total Partai Golkar Jakarta. Kaum Muda Kabur Dari Golkar di Pemilu 2019, Akar Muda Beringin Desak Evaluasi Total Partai Golkar Jakarta.

Para pemuda yang tergabung dalam Akar Muda Beringin (AMB) mendesak segera dilakukannya evaluasi total terhadap kinerja Partai Golkar di Jakarta.

Soalnya, dalam Pemilu 2019 lalu, kaum muda atau yang dikenal sebagai generasi millennial pada kabur dari partai berlambang beringin itu.





Ketua Akar Muda Beringin (AMB) Benny Edysaputra Sijabat mengatakan, kaum muda yang jumlahnya sangat besar, terutama di perkotaan, tidak mampu dijangkau oleh para petinggi partai beringin dalam kontestasi Pemilu 2019.

“Pada kabur semua dari Golkar. Ini menandakan, di kepemimpinan DPD Golkar DKI Jakarta kali ini, kaum millennial tidak tertarik bergabung dengan Partai Golkar dan tidak memilih Golkar. Kinerja partai harus dievaluasi dan dibongkar tuntas,” tutur Benny, di Jakarta, Sabtu (06/07/2019).

Sebagai gerakan anak muda yang progresif di lingkungan Golkar, lanjutnya, Akar Muda Beringin (AMB) yang diisi kader muda Partai Golkar mengkritik tajam kinerja mesin politik DPD Partai Golkar DKI Jakarta yang pada Pemilu 2019 lalu. Performa buruk dan kegagalan sudah dipertontonkan partai yang pernah sangat berkuasa di era lalu itu.





Apalagi, lanjut Benny, Jakarta sebagai barometer politik nasional, Partai Golkar di DKI Jakarta bahkan dipecundangi partai politik yang baru berdiri.

Bayangkan saja, lanjutnya, di Pileg DPRD DKI saja, Partai Golkar hanya mampu berada di posisi ke-9 dengan perolehan suara 300.246 hanya dapat 6 kursi dari sebelumnya 9 kursi, padahal targetnya 22 kursi. Kalah jauh dibanding PDI-P dengan 1,3 juta suara yang dapat 25 kursi.

“Bahkan kalah dari PSI yang berada di posisi ke-4 setelah PDI-P, Gerindra, PKS, dengan perolehan 404.508 suara untuk 8 kursi. Ini sungguh mengecewakan,” ujar Benny.





Tak hanya itu, Akar Muda Beringin juga menyampaikan, di Pileg DPR RI Partai Golkar juga gagal total. Hanya mampu berada di posisi ke-7 dengan perolehan suara 322.764. Karena itu, AMB mendesak untuk segera dilakukan evaluasi terhadap mesin kerja Partai Golkar DKI Jakarta maupun secara nasional.

“Nasib Partai Golkar tingkat nasional juga sebelas duabelas dengan DKI Jakarta. Kehilangan sekitar 1,2 juta suara dan 6 kursi DPR RI membuat Partai Golkar bukan hanya berada di persimpangan jalan. Melainkan sudah berada di pinggir jurang,” tutur Benny.

Benny menegaskan, para kaum muda yang tergabung di AMB sudah geram dengan kinerja partai beringin yang asal-asalan dan sudah aus visi misi di Jakarta.





Karena itu, pihaknya mengajak para kaum millennial di seluruh Indonesia, untuk bergandengan tangan, dan memasuki Partai Golkar, agar mampu menerjang kekuatan lama yang membelenggu aspirasi dan gerakan kaum muda.

“Khususnya di Jakarta, kaum muda harus kembali berjaya. Ingat, sekitar 60 persen penduduk Indonesia itu dikategorikan generasi dan kaum millennial. Karakteristik kaum millennial tidak difahami dan tak mampu diselami oleh para fungsionaris partai yang cenderung arogan dan masa bodo itu. Ini harus direbut,” ujarnya.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*