Akan Dihadang La Nati, Gli Azzuri Impikan Kemenangan Impresif Kembali

Akan Dihadang La Nati, Gli Azzuri Impikan Kemenangan Impresif Kembali

- in DAERAH, DUNIA, NASIONAL, OLAHRAGA
38
0
Grup A Liga Eropa 2020, Kamis 17 Juni 2021, Prediksi Italia Vs Swiss, Akan Dihadang La Nati, Gli Azzuri Impikan Kemenangan Impresif Kembali. Foto: Gelandang Timnas Italia, Jorginho. (Reuters/Stefano Rellandini)Grup A Liga Eropa 2020, Kamis 17 Juni 2021, Prediksi Italia Vs Swiss, Akan Dihadang La Nati, Gli Azzuri Impikan Kemenangan Impresif Kembali. Foto: Gelandang Timnas Italia, Jorginho. (Reuters/Stefano Rellandini)

Pertandingan Timnas Italia vs Timnas Swiss dalam Grup A  Piala Euro 2020 akan dihelat pada Kamis (17/6/2021), di Stadion Olimpico, Roma, Italia. 

Demi trofi juara, Gli Azzurri, julukan Timnas Italia, siap melanjutkan torehan impresif usai menggasak Turki di laga pertama pada Sabtu (12/6) lalu. 

Tim asuhan Roberto Mancini itu unggul tiga gol tanpa balas, lewat aksi Ciro Immobile, Lorenzo Insigne, ditambah gol bunuh diri Merih Demiral. 

Tampil dalam partai kedua di tempat yang sama, laga antara Italia melawan Swiss menjadi peluang bagi Nicolo Barella dan kawan-kawannya untuk melanjutkan catatan impresif Italia di babak penyisihan Grup A Piala Euro 2020 ini. 

Duet Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne yang sama-sama mencetak 1 gol kontra Turki berpotensi menambah angka. 

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini menyatakan, pasukannya siap melanjutkan kembali raihan impresif demi memenuhi ambisi meraih gelar juara Piala Eropa. 

“Kami sudah memainkan laga yang cukup bagus saat melawan Turki. Penting untuk mengawali dengan hasil apik di Roma dan ini adalah kepuasan bagi semua pihak yang selalu bersama kami. Untuk para fans dan orang Italia,” tutur Roberto Mancini, seperti dilansir di laman resmi UEFA. 

Dia mengimpikan pertandingan yang serupa juga terjadi saat melawan Timnas Swiss ini.  

“Hari itu adalah malam yang indah, saya berharap ada banyak yang menyukainya. Perjalanan masih panjang. Kami harus memainkan enam pertandingan (untuk memenangkan gelar), dimulai lagi dengan meladeni Swiss,” jelas bekas nahkoda LazioInter Milan, dan Manchester City itu. 

Berbeda dengan Italia, Timnas Swiss gagal menang pada partai pertama. Tim yang dibesut Vladimir Petković  ini tertahan imbang 1-1 oleh Wales. 

La Nati, julukan Timnas Swiss, sebenarnya sempat memimpin, namun sang lawan mampu menyamakan kedudukan hingga kedua kubu berbagi satu poin. 

Menghadapi kekuatan Gli Azzurri sebagai lawan berikutnya, Petković menilai duel kali ini bisa saja berlangsung berbeda bagi pasukannya. Masih ada peluang bagi Xherdan Shaqiri dan kolega untuk bisa menciptakan kemenangan perdana kendati sang rival bakal bertindak selaku tuan rumah. 

“Kami memang banyak menciptakan peluang (melawan Wales). Seharusnya ada satu atau dua yang bisa berbuah gol. Hasilnya mengecewakan, tetapi kami tidak puas dengan performa yang ditunjukkan (pemain). Bersua Italia bisa menjadi pertandingan yang sangat berbeda,” ujar Vladimir Petković. 

Berkaca pada duel meladeni Wales saat matchday 1 lalu, Timnas Swiss sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang. 

Menurut data Whoscored, La Nati melesakkan total 18 kali tembakan. Akan tetapi, hanya 4 saja yang tepat sasaran. 

Artinya, potensi besar yang diciptakan barisan lini depan pemilik ranking 13 dunia versi FIFA ini layak dimaksimalkan. 

Laga melawan Timnas Italia menjadi asa bagi Breel Embolo yang sudah membukukan satu gol. Sekaligus ujian berikutnya untuk Haris Seferovic yang masih tumpul kendati tampil penuh selama 90 menit di laga awal. 

Sementara, Timnas Italia telah mengawali langkah mereka di turnamen ini dengan sempurna dan meyakinkan. Melawan Turki di Olimpico pada laga pembuka, pasukan Roberto Mancini menang 3-0 lewat gol-gol Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne, serta bunuh diri Merih Demiral. 

Di partai satunya, Timnas Swiss gagal mengalahkan Wales di Baku. Sempat unggul lewat gol Breel Embolo, Swiss kemudian kebobolan gol balasan Kieffer Moore. Granit Xhaka dan kawan-kawan pun harus puas dengan satu poin di Olympic Stadium. 

Swiss tentu ingin bangkit di laga kedua. Namun, melawan Italia, itu bukan perkara yang mudah. 

Italia kini tak terkalahkan dalam 28 pertandingan. Italia juga selalu menang tanpa kebobolan dalam sembilan laga terakhir mereka. Wajar jika Gli Azzurri difavoritkan untuk meraih kemenangan kedua. 

Italia tak terkalahkan dalam 8 laga terakhirnya melawan Swiss, menang 4 kali dan seri 4 kali. Tiga pertemuan terakhir Italia dan Swiss semuanya berkesudahan imbang. 

Selalu tercipta maksimal 2 gol di tiap laga dalam 8 dari 9 pertemuan terakhir Italia dan Swiss. Italia tak terkalahkan dalam 28 laga terakhirnya. 

Italia selalu menang dengan margin minimal 2 gol dalam 9 laga terakhirnya. Italia selalu clean sheet (tak kebobolan) dalam 9 laga terakhirnya. 

Swiss sempat mencatatkan 6 kemenangan beruntun sebelum seri 1-1 kontra Wales pada matchday 1. Prediksi skor akhir Italia 2-0 Swiss.*** 

Prediksi Susunan Pemain 

Timnas Italia (4-3-3): DonnarummaSpinazzolaChielliniBonucci, Di Lorenzo; BarellaJorginho, Locatelli; InsigneImmobileBerardi. 

Pelatih: Roberto Mancini. 

Info skuad: Florenzi (cedera), Verratti (meragukan). 

Timnas Swiss (3-4-1-2): SommerAkanjiScharElvediRodriguez, Zakaria, XhakaMbabuShaqiriSeferovicEmbolo. 

Pelatih: Vladimir Petkovic. 

Info skuad: Tidak ada pemain absen. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like