Breaking News

Akan Di-Plot Sebagai Anggota Kabinet, Membaca Sosok di Balik Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo Subianto

Akan Di-Plot Sebagai Anggota Kabinet, Membaca Sosok di Balik Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo Subianto. Akan Di-Plot Sebagai Anggota Kabinet, Membaca Sosok di Balik Pertemuan Jokowi Dengan Prabowo Subianto.

Selain pertemuan yang cukup fenomenal antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto pasca Pilpres, masyarakat juga mencoba mereka-reka sosok di balik layar yang dianggap berhasil mempertemukan dua tokoh besar itu.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen menyampaikan, sosok-sosok di balik layar turut andil menginisiasi pertemuan antara Presiden terpilih Joko Widodo dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.





“Baik Jokowi maupun Prabowo memiliki sosok yang berkontribusi di balik perjumpaan keduanya,” ujar Samuel F Silaen, dalam keterangan persnya, Minggu (14/07/2019).

Samuel F Silaen, mengatakan siapa sosok yang paling sentral dalam menginisiasi pertemuan jokowi dengan prabowo? Pertanyaan ini muncul dikalangan para aktivis dan elite politik partai koalisi pendukung Jokowi.

“Meski tidak tunggal mari kita coba bedah satu sosok dan kepentingan yang mengikutinya. Saya mencoba menerawang dan juga katanya bahwa sosok itu adalah BG alias Budi Gunawan yang saat ini menjabat sebagai Kepala BIN. Lantas kenapa BG yang menjadi sosok sentral atas pertemuan dua tokoh nasional tersebut?” tanyanya.





Kata dia, ada juga yang mengatakan bahwa BG dapat petunjuk dan arahan dari Ibu Besar Partai Moncong Putih agar BG mengambil peran sentral dalam mempertemukan kedua tokoh tersebut.

“Mengapa demikian, karena BG disinyalir akan duduk sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Kerja Periode Kedua Jokowi,” ujar Samuel.

Menurut aktivis KNPI ini, BG sedang dipersiapkan menjadi sosok penerus kepemimpinan pasca Jokowi selesai memerintah nantinya. Sejatinya, lanjutnya, kedepan partai moncong putih belum ada kader yang sekuat figur Jokowi.





“Karena itu sedang dicoba diinisiasi sejak dini untuk melihat bursa di tengah cairnya koalisi parpol menuju 2024,” tutur Samuel.

Jadi, lanjut Ketua Umum Generasi Muda Republik (Gema RI) ini,  partai moncong putih sedang menggadang-gadang Kepala Badan Intelijen itu untuk masuk pusaran politik praktis.

“Ini tidak terlepas karena BG ini mantan ajudan sang ibu besar. Wajar saja BG ini jadi kepercayaan Ibu besar karena BG merupakan ‘jenderal manis’ buat sang bos,” ungkap Samuel.





Selanjutnya, apakah ada deal-deal yang sedang dimainkan oleh BG ke depan? Samuel mengatakan tidak seorang pun sungguh mengetahui hal itu. “No body knows! Tapi sebagai mahkluk politik maka semua orang akan mencoba mengkait-kaitkan menuju 2024. Sebab Pilpres 2024 nanti adalah tarung bebas sebab tidak ada petahana yang maju. Kenapa Jokowi menggandeng Ma’ruf Amin, dalam rangka itu juga agar ke depan ini tidak ada petahana yang maju,” ujarnya.

Sedangkan proyeksi politik di masa depan, katanya, seperti, apakah BG nantinya akan berpasangan dengan Prabowo Subianto?

“Itu juga bisa jadi kemungkinan, sebab di politik itu semuanya bisa saja mungkin. Politik itu dinamis, ini perlu ditelisik sejauhmana pergerakan dilapangan politik. Melihat mimik yang terpancar dari Prabowo bahwa ia masih menyimpan mimpi mejadi RI-1. Hal itu terlihat dari gesturnya,” ungkap eks Fungsionaris  Ketua DPP KNPI ini.





Meski idiom Belanda Masih Jauh, namun untuk urusan terkait ajang Pilpres 2024 itu bisa saja sudah dekat. “Melihat luasnya nusantara ini, jadi perlahan tapi pasti bahwa argo politik sudah mulai berjalan,” ujar Silaen yang pernah menjabat Wakil Sekretaris Mejelis Pemuda Indonesia DPP KNPI.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*