Ajak Maia Estianty Terjun ke Politik, Kawula Muda Surabaya Tawari Cicit HOS Tjokroaminoto Itu Sebagai Calon Walikota Surabaya

Ajak Maia Estianty Terjun ke Politik, Kawula Muda Surabaya Tawari Cicit HOS Tjokroaminoto Itu Sebagai Calon Walikota Surabaya.

Komunitas Kawula Muda Surabaya (Komura) mengajak artis tersohor Maia Estianty terjun ke dunia politik praktis. Maia yang merupakan cicit Tokoh Pergerakan Nasional legendaris HOS Tjokroaminoto itu pun ditawari agar bersedia maju sebagai Calon Walikota Surabaya pada Pemilihan Walikota yang akan digelar pada 2020 mendatang.

Ketua Komunitas Kawula Muda Surabaya (Komura) Abdullah Amas mengatakan, selain dinilai cerdas dan diterima di kalangan millenial Surabaya, Maia Estianty dikenal sebagai artis yang pamornya oke, serta berhasil membangun bisnis.

“Maia adalah artis yang juga cicit Tokoh Pergerakan Nasional yang legendaris dari Syarikat Islam di Surabaya, HOS Tjokroaminoto. Dia bisa menjadi Calon Walikota Surabaya berikutnya,” tutur Abdullah Amas, Jumat (21/12/2018).

Menurut Amas, para kawula muda di Surabaya menginginkan figur alternatif di luar yang ada. Memang nama Fandi Utomo, Adies Kadir, Buchori Imron sudah bagus, tapi nama lain seperti Maia Estianty juga bagus.

“Maia memiliki popularitas yang baik, bisnisnya pun sangat berhasil. Kita bisa tawarkan ke Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Partai Demokrat dan lain-lain,” ujar Amas.

Sedangkan untuk figur Calon Wakil Walikota, Amas lebih memilih putra asal Pulau Madura. “Karena warga Madura cukup dominan di Surabaya,” ujarnya.

Sejumlah tokoh Madura yang berpotensi menjadi Calon Wakil Walikota antara lain Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau, Akhmad Ma’ruf Maulana. Juga ada Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Riyadi. Riyadi sendiri memiliki jejaring Madura di Surabaya yang dinamakan Satuan Keluarga Madura (Sakera).

“Itu merupakan basis massa di Surabaya. Cocok juga sebagai Calon Wakil Walikota,” ujar Amas.

Dia yakin, jika Maia Estianty maju sebagai Calon Walikota Surabaya, maka akan banyak partai politik (parpol) yang mendukung atau memberikan perahu mengusungnya.

Sebab, selain popularitas Maia Estianty sudah teruji, para parpol juga akan berpikir memperoleh efek peningkatan perolehan suara di Pemilu 2019, jika sejak awal ini telah menyatakan mendukung Maia Estianty.

“Aakan ada efek ekor jas. Karena, bagi masyarakat Surabaya, bila ingin figur baru seperti Maia Estianty jadi Calon Walikota Surabaya maka harus memenangkan Partai yang akan mengusung Maia Estianty. Jadi, akan ada efek big bang bagi Partai yang mengusung Maia Estianty,” tutur Abdullah Amas.

Saat ini, meskipun Surabaya sedang dalam masa keprihatinan atas ambrolnya jalan di Gubeng Surabaya, dan di tengah perhatian Walikota Surabaya Risma yang mendapat penghargaan internasional, tapi bukan berarti mengurangi apresiasi kepada Walikota yang sangat berpengaruh di Kota Surabaya itu.

“Tentunya, ke depannya kita berharap agar Surabaya mendapatkan Walikota yang lebih baik. Dari kalangan artis dan wanita yang paham aspirasi perempuan dan millenial Surabaya,” ujarnya.(JR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*