Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah

Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah. – Foto: Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Bidang Hukum dan Pemerintahan dari Fraksi Golkar, Ida Yuliati Susanti. (Ist)
Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah. – Foto: Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Bidang Hukum dan Pemerintahan dari Fraksi Golkar, Ida Yuliati Susanti. (Ist)

Kota Pekanbaru, Riau, Sinarkeadilan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kota Pekanbaru memanggil para Camat dan Lurah untuk dimintai penjelasannya terkait adanya informasi kisruh pada penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berupa Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Bidang Hukum dan Pemerintahan, Ida Yuliati Susanti mengatakan, pemanggilan para Camat dan Lurah di Kota Pekanbaru itu untuk membahas penggunaan Bankeu sebesar Rp 100 juta per kelurahan dalam masa pandemi Covid-19.

Surat panggilan dari DPRD Kota Pekanbaru terhadap apra camat dan lurah itu yakni surat bernomor 080/DPRD-Pimp/2.3/2318 tertanggal 20 Juni 2020. Surat pemanggilan tersebut diberikan kepada Walikota Pekanbaru dan diperuntukkan bagi seluruh Camat dan Lurah yang ada di Kota Pekanbaru.

Dalam surat yang di bubuhi tandatangan Ketua DPRD Kota Pekanbaru tersebut, menjelaskan pemanggilan berisi instruksi agar para Camat dan Lurah membawa dokumen laporan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Data Penerima Bantuan Soaial.

Ida Yuliati Susanti membenarkan, pemanggilan tersebut dijadwalkan Hari Selasa 30 Juni 2020 pukul 13.00 WIB.

“Iya sebanyak 12 Kecamatan dan 83 Kelurahan. Kami meminta agar dijelaskan mengenai bansos realisasinya sampai dimana dan pelaksanaannya sampai dimana,” ujar Ida Yuliati Susanti, Senin (29/06/2020).

Menurut Ida, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru yang di nahkodai Doni Saputra dari Partai Amanat Nasional (PAN), akan mempertanyakan pendistribusian Bantuan Sosial dari sejumlah Pos Anggaran Pemerintah Pusat maupun Daerah selama Pandemi Covid-19.

“Poin pertama kita minta terkait Bansos Pusat, Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Provinsi dan Bantuan dari Kota Pekanbaru. Karena ada tiga  sumber anggaran kan,” ujar Ida Yuliati Susanti yang merupakan politisi Partai Golkar itu.

Untuk daerah pemilihannya yakni Dapil 5 Kecamatan Tampan, lanjut Ida, warga banyak memberikan laporan kepadanya. Banyak masalah yang muncul terkait pendataan dan pendistribusian bansos tersebut pada saat Pemerintah Kota Pekanbaru memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun, kata Ida, pihaknya mengetahui bansos teesebut baru mendiatribusikan tahap I sebanyak 15.000. “Yang ke II ada 30.000 dan untuk tahap ke III di lapangan itu belum ada,” ujarnya.

Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPDRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah. – Foto: Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Bidang Hukum dan Pemerintahan dari Fraksi Golkar, Ida Yuliati Susanti. (Ist)
Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah.Foto: Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Bidang Hukum dan Pemerintahan dari Fraksi Golkar, Ida Yuliati Susanti. (Ist)

DPRD Kota Pekanbaru sudah dua kali mengirimkan surat pemanggilan kepada para Camat dan lurah. Pada tanggal 15 Juni 2020, pemanggilan pertama, batal dikarenakan di hari yang sama adalah hari jadi Kota Pekanbaru.(Jhonny M)

1 Trackback / Pingback

  1. Ada Kisruh Bansos Bankeu Covid-19, DPDRD Kota Pekanbaru Panggil Para Camat Dan Lurah | Covid19 in Indonesia

Tinggalkan Balasan