Achilles, Si Kucing Tuli Peramal Euro 2020

Achilles, Si Kucing Tuli Peramal Euro 2020

- in DAERAH, DUNIA, NASIONAL, OLAHRAGA
19
0
Achilles, Si Kucing Tuli Peramal Euro 2020. Achilles. Si Kucing peramal juara Piala Dunia 2018 sedang dirawat pengasuhnya. Foto: INDIATODAY.INAchilles, Si Kucing Tuli Peramal Euro 2020. Achilles. Si Kucing peramal juara Piala Dunia 2018 sedang dirawat pengasuhnya. Foto: INDIATODAY.IN

Dalam beberapa tahun terakhir, perhelatan seperti Piala Euro 2020 seperti tidak lengkap tanpa adanya prediksi ini-itu. Termasuk dari dunia satwa. 

Fenomena ini sendiri tak lepas dari gebrakan Paul Si Gurita di Piala Dunia 2010. Saat itu Paul, yang mati tak lama setelah gelaran Piala Dunia tersebut, akurat dalam seluruh ramalannya. 

Sebenarnya, Paul sendiri sudah mulai meramalkan partai-partai Jerman di Euro 2008. Tapi saat itu si gurita mungkin belum sakti-sakti amat karena keliru meramal hasil final. 

Euro 2020 ini pun tak lepas dari kemunculan binatang peramal yang sudah digadang-gadang bakal jadi penerus Paul Gurita. Salah satunya adalah Achilles Si Kucing Tuli. 

Dirangkum dari sejumlah sumber, kucing putih bermata biru yang tak bisa mendengar sedari lahir ini mulai mencuri perhatian sejak memberikan terkaan Piala Konfederasi 2017 saat jitu memprediksi hasil empat laga. 

Achilles kemudian beraksi lagi di Piala Dunia 2018. Saat itu ramalannya juga jitu pada empat pertandingan fase grup. Bahkan Wamiz.co.uk menyebut, “setelah keberhasilannya itu, Achilles didaulat jadi peramal terbaik turnamen.” 

Namun, Achilles juga tak luput dari kesalahan. RT.com mencatat bahwa kucing yang kini tinggal di Hermitage Museum, St. Petersburg itu keliru memprediksi pemenang dalam tiga laga usai fase grup. 

Terlepas dari kekeliruannya saat itu, Achilles kini kembali dipercaya memberikan terkaan-terkaan untuk Euro 2020, yang akan berlangsung 11 Juni-11 Juli 2021. 

“Menurut saya, semua orang akan menantikan ramalan-ramalannya dan akan tidak tepat untuk mengabaikan ekspektasi-ekspektasi itu,” kata Wakil Gubernur St Petersburg Boris Piotrovsky medio Maret lalu. 

St Petersburg sendiri menjadi salah satu kota penyelenggara Euro 2020. Timnas Finlandia dan Slovakia pun bermarkas di sana. Sejumlah laga fase grup dan satu laga fase gugur juga akan dihelat di St Petersburg. 

Hingar-bingar gelaran Euro 2020 tak lepas dari adanya prediksi sebagai daya tariknya. 

Sejumlah prediksi terus digaungkan tim mana yang bakal menjuarai event akbar empat tahunan ini. 

Tak hanya media saja yang memberikan prediksi tim mana yang menjadi unggulan maupun keluar sebagai pemenang. 

Usut punya usut, dunia satwa pun tak lepas dari ambil bagian untuk memberikan prediksinya pada Euro 2020. 

Jika pada Piala Dunia 2010 ada Paul Si Gurita, maka dalam gelaran Euro 2020 muncul Achilles. 

Dilansir dari laman RT.comAchilles merupakan kucing tuli yang bakal meneruskan kiprah dari Paul Si Gurita. 

Sebagai informasi saja, kucing bermata biru ini pernah memberikan prediksi Piala Dunia 2018 lalu. 

Tercatat Achilles mampu memberikan prediksi empat laga secara tepat tim mana yang menang selama fase penyisihan grup. 

Satu di antaranya ialah laga pembuka yang mempertemukan Rusia vs Arab Saudi. Kala itu Rusia mampu unggul lewat skor lima gol tanpa balas. Meskipun demikian, prediksi tak akan selalu tepat 100 persen. 

Kucing yang bertempat tinggal di Museum Hermitage, St Petersburg ini gagal mempertahankan keakuratannya dalam tiga pertandingan selanjutnya. 

Terlepas dari kekeliruannya saat itu, Achilles kini kembali dipercaya memberikan tebakan untuk Euro 2020, yang akan berlangsung 12 Juni hingga 12 Juli 2021. 

“Kucing Hermitage Achilles, yang memprediksi hasil pertandingan St Petersburg selama Piala Dunia 2018, telah membuktikan bahwa dia banyak dicintai,” terang Boris Piotrovsky, Wakil Gubernur St Petersburg. 

“Saya pikir semua orang akan menunggu ramalannya dan akan salah jika mengabaikan harapan ini. Kami mendukung gagasan mengundangnya, jika Achilles setuju untuk berpartisipasi,” tandasnya. 

St Petersburg nantinya bakal digunakan sebagai venue tiga pertandingan fase grup dan satu kali babak perempat final Euro 2020.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like