Breaking News

Usut Kasus Jual Beli Tanah Aset Negara, Kejagung Memeriksa Petinggi PT Adhi Karya

Usut Kasus Jual Beli Tanah Aset Negara, Kejagung Memeriksa Petinggi PT Adhi Karya.

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) memeriksa mantan Direktur Keuangan PT Adhi Karya Supardi, terkait penjualan tanah milik negara yang berada di Jalan Kalimalang Raya, Kelurahan Lembangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat oleh PT Adhi Karya kepada Hiu Kok Ming.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum mengatakan, Supardi hadir memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Supardi hadir sekitar pukul 10.00 WIB memenuhi panggilan penyidik dan dilakukan pemeriksaan,” kata Rum di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (05/09/2017).

Rum menjelaskan, kepada penyidik Supardi yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PT Adhi Karya menerangkan mengenai penjualan tanah tersebut telah sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).

“Untuk kasus ini penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 24 (dua puluh empat) orang,” ujarnya.

Kasus penjualan tanah milik negara tersebut bermula dari persidangan di Pengadilan Negeri Bekasi yang memperkarakan Njio Tjat Tjin yang didakwa telah merugikan keuangan milik Hiu Kok Ming.

Persidangan juga mengungkapkan bahwa Hiu Kok Ming membeli tanah seluas 4,8 hektar dari PT Adhi Karya yang mana PT Adhi Karya mendapatkan tanah tersebut dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN).

Dalam pembelian tanah itu Hiu Kok Ming membayar sebesar 15,8 miliar rupiah kepada PT Adhi Karya namun kemudian dirinya menjual kembali sebesar 77,4 miliar rupiah.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*