Breaking News

Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Raya, Kejari Cimahi Sita Uang Rp 5 Miliar Lebih

Kasipidsus Kejari Cimahi R Novelino dan Tim Penyidik saat menyita uang Rp5.250.000.000,- dalam pengusutan dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2016 dan 2017.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi berhasil menyita uang sebesar Rp5.250.000.000,- dalam pengusutan dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2006 dan 2007.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidus) Kejari Cimahi R Novelino mengakui, penyitaan itu berkenaan dengan penanganan perkara APBD dalam penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Jati Mandiri dan PT Lingga Buana Wisesa.

“Uang Rp 5 miliar lebih disita terkait penyalahgunaan APBD untuk pembangunan Pasar Raya Cibeureum dan Pembangunan Sub Terminal,” tutur R Novelino, Senin (23/04/2018).

Novelino mengatakan, dalam kasus ini, Itoc Tochija dkk telah ditetapkan sebagai tersangka. Uang sebesar Rp 5.250.000.000,- itu sendiri disita dari seorang saksi inisial DB.

DB mendatangi kantor Kejari Cimahi sekitar pukul 11 pagi. Dia datang membawa uang untuk mengembalikannya kepada penyidik.

“Penyidik menyita uang tersebut, DB datang ke Kejari,” ujar Novelino.

Novelino enggan membeberkan lebih rinci kasus yang berkenaan dengan penyiataan uang tersebut. Menurut dia, penyidik tengah mendalami dan mengembangkan penyidikan terhadap kasus itu.

“Masih dalam proses penyidikan. Belum bisa dibuka,” ujarnya.

Dia berjanji, penyidik akan menuntaskan penanganan kasus itu. “Kami serius mengusut tuntas kasus ini,” tutup Novelino.(JR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*