Breaking News

Usai Teken Kesepakatan dengan Jaksa, Bank Mandiri Berjanji Akan Serius Mengejar Debitur Nakal

Usai Teken Kesepakatan dengan Jaksa, Bank Mandiri Berjanji Akan Serius Mengejar Debitur Nakal.

Sudah teken Nota Kesepahaman atau MoU dengan Kejaksaan Agung, Bank Mandiri mengaku akan sangat serius mengejar  para debitur nakal yang tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

 

Corporate Secretary PT Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, langkah itu merupakan sinergi antara Bank Mandiri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Kejaksaan Agung sebagai pengacara negara.

 

“Kami memiliki komitmen untuk menyelesaikan kredit macet karena debitur yang tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya. Kejaksaan Agung nantinya akan membantu mengejar debitur nakal sehingga dapat menghindari kerugian negara,” kata Rohan usai penandatanganan kerjasama antara Bank Mandiri dan Kejaksaan Agung di Plaza Mandiri Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017).

 

Kerjasama dengan Kejaksaan Agung itu juga dilakukan untuk mengoptimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak dalam penanganan dan penyelesaian masalah hukum serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Ruang lingkup kerjasama itu meliputi koordinasi penegakan hukum tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang, penegakan hukum tindak pidana perbankan dan tindak pidana umum lainnya, penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, optimalisasi kegiatan pemulihan asset dan pengembangan SDM.

 

Menurut Rohan, adapun beberapa pokok materi kerjasama akan difokuskan pada proses penegakan dan penanganan masalah hukum bidang pidana maupun perdata  dalam kapasitas kejaksaan sebagai  jaksa pengacara negara.

 

“Yang semua terkait usaha bank dalam bidang kredit maupun dana, termasuk upaya kerjasama dalam rangka recovery credit serta peningkatan kompetensi SDM,” ujarnya.

 

Rohan mengungkapkan, melalui penandatanganan kerjasama itu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, serta membantu pemerintah mengoptimalisasi perekonomian nasional.

 

Selain itu, lanjutnya, seiring bisnis PT Bank Mandiri yang semakin berkembang, risiko-risiko seperti kredit bermasalah atau Non Performing Loans (NPL) serta risiko hukum dalam melaksanakan kegiatan perbankan akan semakin besar. Maka dari itu, kata Rohan, melalui kerja sama ini diharapkan risiko tersebut dapat semakin ditekan dan dikelola dengan lebih baik.

 

”Kami yakinkan, kerjasama akan dijalankan dengan mengedepankan profesionalisme masing-masing pihak serta tetap memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Kami berterimakasih atas hubungan baik yang telah terjalin selama ini antara Bank Mandiri dan Kejaksaan Agung. Kami berharap dengan kerjasama ini sinergi antar pihak semakin kuat sehingga cita-cita untuk membangun perekonomian Indonesia lebih baik dapat segera terwujud,” kata Rohan.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*