Breaking News

TP4D Kejari Jaktim Dinilai Mampu Mendongkrak Penyerapan Anggaran

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur (Jaktim) akan lebih mengutamakan pencegahan dalam mengantisipasi tindak pidana korupsi disamping penindakan terhadap kasus hukum.

Kepala Kejari Jaktim, Teuku Rahman mengatakan, dengan pencegahan melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dapat meminimalisir persoalan yang terjadi disetiap proyek pembangunan nasional khususnya di wilayah Kota Administratif Jaktim.

“Lebih mengutamakan pencegahan tidak pidana korupsi, kalau kita lebih ke penindakan takutnya uang kerugian negara tidak dapat diambil kembali ketika proses hukum sudah berjalan dan diputus,” kata Rahman didampingi Wali Kota Jaktim, Bambang Musyawardana disela-sela acara sosialisasi TP4D Kejari Jaktim kepada para Kasudin, Kasuban, Camat, Kepala Bagian dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jaktim, di Kantor Wali Kota Jaktim, Pulo Gebang, Cakung, Kamis (24/08/2017).

Selain itu, lanjutnya, dengan adanya TP4D dapat menyebabkan penyerapan anggaran di setiap proyek pekerjaan berjalan sesuai rencana.

“Sehingga dengan adanya TP4D penyerapannya bisa terpakai secara maksimal. Tidak ada pelanggaran hukum dalam setiap pekerjaan pembangunan dan juga gangguan dari pihak ketiga yang mencoba meributin proyek pekerjaan,” ujar Rahman.

Rahman menjelaskan, saat ini TP4D Kejari Jaktim sudah menerima 12 permohonan pengawalan pekerjaan dari Suku Dinas (Sudin) Wali Kota Jaktim melalui nota kesepakatan atau MoU tentang pemberian pendampingan dan pendapat hukum.

“Kita sekarang sudah menerima permohonan pengawalan dari 12 Sudin, untuk 1 tahun ini kita juga sudah mengawal proyek dengan total 602 miliar rupiah,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jaktim Bambang Musyawardana mengaku saat ini penyerapan anggaran masih jauh dari harapan, yakni berkisar di angka 12 persen. Ia pun berharap dengan dikawalnya pekerjaan di setiap Sudin oleh TP4D dapat memaksimalkan penyerapan anggaran.

“Setidaknya kita berharap 90 persen terserap anggaran untuk tahun ini karena adanya pengawalan dari TP4D,” ujarnya.

Dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri 10 Camat dan 64 Lurah di wilayah Kota Administratif Jaktim. Selain itu juga turut hadir Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jaktim, Arif.(Richard)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*