Breaking News

Tidak Semua Pengurus Hadir Dalam Pelantikan, DPD KNPI DKI Jakarta Perlu Orientasi

Pengurus DPD KNPI Jakarta Periode2015-2018 Nyatakan Netral Di Pilkada DKI 2017

Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi DKI Jakarta periode 2015-2018 tidak dihadiri oleh semua fungsionaris yang sudah disusun. Karena itu, upaya konsolidasi dan orientasi sangat diperlukan organisasi kepemudaan yang sudah berumur tua ini.

Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Ichwanul Muslimin menyampaikan, langkah pertama yang akan dilakukan setelah pelantikan adalah melakukan orientasi kepengurusan.

Dia mengatakan, dalam situasi yang kurang menguntungkan dalam tubuh organisasi yang pada tingkat Nasional masih mengalami dualism kepemimpinannya, maka perlu dilakukan langkah-langkah strategis dengan membangun komunikasi yang positif dengan semua pihak.

“Belum sempat mengadakan silaturahmi dan rapat pleno kemarin-kemarinnya. Setelah pelantikan ini, kita akan kumpul dulu semua pengurus yang ada, karena tidak semua hadir. Dalam waktu dekat, mungkin bulan depan  kita akan orientasi sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda),” ujar Ichwanul Muslimin usai pelantikan pengurusnya di Gedung Nyi Ageng Serang, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/02/2016).

Pria yang akrab disapa Anul ini mengatakan, setelah orientasi dan Rakerda yang rencanyanya akan dilaksanakan di Cibubur dia berharap semua pengurusnya bisa bersinergi dan menjalankan program-program organisasi.

“Setelah Rakerda akan langsung menjalankan program. Program kita ada beberapa, salah satunya mendirikan media center KNPI  yang sekarang berkantor di Rawamangun,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Provinsi DKI Jakarta yang sudah mulai menunjukkan riak-riaknya, Anul menyampaikan, KNPI DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya tidak akan berpihak kepada calon Gubernur tertentu.

Meskipun kakak kandungnya yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhiyaksa Dault disebut-sebut akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, Anul memastikan, KNPI DKI Jakarta tidak bermain politik praktis.

“Kita netral. Bicara atas nama institusi organisasi, saya menghimbau bahwasanya tidak satu pengurus yang membawa atribut atas nama KNPI untuk mendukung salah satu kandidat. Itu tidak boleh,” ujarnya.

Anul menyampaikan, KNPI DKI Jakarta berpolitik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saja. “Kalau hak berpolitik ya sesuai dengan ketentuan undang undang yang berlaku ya silakan saja. Tetapi atas nama KNPI DKI Jakarta, saya katakana kami Netral dalam Pilkada DKI Jakarta,” ujarnya.

Dia pun berharap, kepengurusan KNPI DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya akan berjalan kompak. “Ke depan, untuk semua pengurus supaya solid, tetap konsentrasi, jangan terpecah karena ada isu dualisme politik dipusat. Kita pengurus KNPI DKI Jakarta  harus satu tidak boleh terpecah,” tutupnya.(Jimmi)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*